Wednesday, October 7, 2009
wah..wah..wah..udah lama juga blog ini ga di update ya..
maaf ya kawan2 yang udah datang ke blog ini masih baca postingan yang udah basi...^_^
okay deh...sekarang aq mau ceritain tentang pengalaman kami menuju kongres ke-VII NGKPA.
Kami naposobulung utusan dari Resort Medan Timur berangkat sebanyak 16 orang. Untuk peserta kongres berangkat sebanyak 5 orang yaitu:
* Asnawi Krismastopo Harahap, S.Hut (Parlagutan Medan Timur)
* Sabat H.K Siregar, SP (Parlagutan Medan Timur)
* Jhansen Fransisco Pospos (Parlagutan Mandala)
* Febry Anne br Gultom (Parlagutan Mandala)
* Lerna br Pasaribu (Parlagutan Mandala)
para peserta yang lain menyusul pada tanggal 02 Oktober 2009.
Para peserta yang berangkat pada gelombang yang pertama menginap di kantor pusat bersama dengan para peserta dari resort yang lain. Hari pertama saja perasaan ini sudah begitu gembiranya bisa bertemu kembali dengan teman2 dari resort yang lain.
Oke deh itu dulu yg aku posting, lagi ada panggilan darurat neh...SYALOOMMM!!!!
Labels: kongres, Kongres NGKPA ke-VII, Medan Timur, NGKPA
Saturday, August 1, 2009
Laporan Panitia Paskah dan Retreat NGKPA Medan Timur Tahun 2009
0 comments Posted by NGKPA Medan Timur at 6:11 PMGEREJA KRISTEN PROTESTAN ANGKOLA
JL. PELITA II NO. 56 MEDAN
STERRING COMITTE :
1. MAJELIS PARLAGUTAN Cq. SEKSI NGKPA
2. BPH PNGKPA MEDAN TIMUR
ORGANIZING COMITTE :
KETUA : DANIEL SIREGAR WAKIL KETUA : JOSHUA HARAHAP
SEKRETARIS : LESTARI EFIFANI HARAHAP BENDAHARA : TRIPENA PASARIBU
SEKSI PASKAH
SIE. ACARA : 1. DAVID SIREGAR (KOORD) 3. TINA HUTAPEA
2. RESTINA SIREGAR
SIE. DANA : 1. LASNI SIREGAR (KOORD) 3. ELLYKA RITONGA
2. BAGINDA SIMATUPANG 4. DAUD PANE
SIE. KOOR : 1. RHANI HARAHAP (KOORD) 3. KURNIAWAN HUTAGAOL
2. TONGGAM SIHOMBING
SIE.KONSUMSI : 1. DEBORA SIMORANGKIR(KOORD) 3. MISERI TOBING
2. ASNAWI KRISMASTOPO HARAHAP
SIE DEKORASI : 1. BENNY HARAHAP(KOORD) 3. NOEL SIMATUPANG
2.RICARDO TOGATOROP
SEKSI RETREAT
SIE ACARA : 1. RESTINA SIREGAR(KOORD) 3. A. KRISMASTOPO HARAHAP
2.DEBORA SIMORANGKIR 4. DESENTINA PANE
SIE DANA : 1. SABAT SIREGAR(KOORD) 3. DAVID SIREGAR
2. MERITA PASARIBU 4. DAUD PANE
SIE KOOR : 1. KURNIAWAN HUTAGAOL(KOORD) 3. TONGGAM SIHOMBING
2. RHANI HARAHAP
SIE Konsumsi : 1. LASNI SIREGAR(KOORD) 3. ELLYKA RITONGA
2. NATALIA PANE
SIE Peralatan : 1. BAGINDA SIMATUPANG(KOORD) 3. WESLY HUTAPEA
2. BENNY HARAHAP
SIE Transport : 1. DAVID SIREGAR(KOORD) 3. HAPOSAN SIREGAR
2. HARDI SIREGAR
PERAYAAN PASKAH & RETREAT NAPOSOBULUNG
GEREJA KRISTEN PROTESTAN ANGKOLA
(N-GKPA)PARLAGUTAN MEDAN TIMUR
TAHUN 2009
http://www.blogger.com/img/blank.gif
PERAYAAN PASKAH DAN RETREAT N-GKPA
PARLAGUTAN MEDAN TIMUR
SEKRETARIAT:JL.PELITA II NO.56 MEDAN 20236.Telp.(061)6618909
LAPORAN HASIL KEGIATAN PERAYAAN PASKAH DAN RETREAT NAPOSOBULUNG GEREJA KRISTEN PROTESTAN ANGKOLA
PARLAGUTAN MEDAN TIMUR
25 APRIL 2009 DAN 18-20 JULI 2009
PENDAHULUAN
Adalah sukacita besar kita sampaikan kepada Tuhan Yesus Kristus Sang Kepala Gereja ketika Naposobulung GKPA jl.Pelita II melalui Panitia Paskah dan Retreat masih dapat menuntaskan kegiatan ini sampai pada penyampaian Laporan pertanggungjawaban kepanitiaan.Kepanitiaan yang dibentuk pada media 8 Maret 2009,melalui tidak kurang dari 2 pertemuan yang berhasil menghantarkan sampai pada hari H pelaksanaan,yakni pada tanggal 25 april 2009 dan 18-20 juli 2009 yang lalu.
Dengan Thema”Bergiatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan(1 Kor 5:58b)”dan Sub Thema:”Menjalin kerjasama dan meningkatkan kebersamaan di dalam Yesus Kristus”diharapkan setiap insan naposobulung dapat melihat moment Paskah dan Retreat sebagai suatu peristiwa untuk intropeksi diri sampai sejauh mana telah berusaha dan berkarya dalam keperdulian terhadap Gereja,Bangsa dan Negara sekaligus mengingatkan kembali atas kehadiran Yesus yang membuat umat manusia dapat terbebas dari belengu dosa.Panitia mengucapkan terimahkasih kepada Majelis jemaat GKPA,BPH PN GKPA,seluruh orangtua,simpatisan dan seluruh yang telah membanti terselenggaranya kegiatan ini.Tentunya sukses kegiatan ini terselenggara atas partisispasi aktif dari seluruh anggota Naposobulung GKPA Medan Timur.
LAPORAN KEGIATAN
Sesuai dengan perencanaan dan tentunya atas berkat dari Dia Sang Pemberi Kekuatan,kegiatan Perayaan Paskah dan Retreat N-GKPA MT dapat dilaksanakan pada hari Sabtu,25 April 2009 yang lalu bertempat Di Gereja GKPA Medan Timur dan Retreat pada hari Sabtu-Senin,18-20 Juli 2009 bertempat di Porsea.kepanitiaan telah bekerja dengan segala kemampuannya dan kemauannya.Didasari masih banyak hal yang masih harus diperbaiki,khususnya atas rasa tanggung jawab terhadap beban pekerjaan yang diberikan,tanggung jawab atas pemenuhan/pelaksanaan kesepakatan-kesepakatan pada rapat Panitia ,disiplin waktu ,koordinasi antar setiap seksi dan panitia inti,serta kendala-kendala teknis di lapangan lainnya.Meskipun demikian Panitia telah berupaya semaksimal mungkin bersama-sama mewujudkan Perayaan Paskah dan Retreat GKPA Medan Timur ini dengan baik.
Berikut disampaikan beberapa hal sebagai acuan dalam Laporan Kegiatan ini:
1. Pembentukan Panitia
Terbentuk pada hari Minggu 8 Maret 2009 melalui Rapat Anggota yang dipimpin oleh BPH PN GKPA,dengan jumlah total panitia sebanyak 20 orang pada panitia Paskah dan 24 Orang pada Panitia Retreat.
2. Rapat-rapat Panitia
Sesuai dengan kesepakatan di awal kepanitiaan diadakan pada hari jumat dan minggu.Rapat Panitia Paskah dan Retreat diadakan sebanyak 2 kali pertemuan,diluar pertemuan-pertemuan informal lainnya.
3. Kegiatan Pengumpulan Dana
Sesuai dengan kesepakatan Panitia terdapat beberapa kegiatan yang diselenggarakan untuk penggalangan dana yakni:
* Lelang
Kegiatan ini diselenggarakan pada saat Parhehehon Naposobulung pada bulan juli 2009.Kegiatan ini menghasilkan dana Rp.3.118.000,-
* Proposal
Panitia telah menerbitkan proposal sebanyak 6 exemplar dan diedarkan 5 kepada Naposobulung dan 1 kepada Majelis.Dari penggalangan dana ini Panitia mendapatkan dana Rp.120.000,-pada Proposal Paskah dan Rp.815.000,-pada Proposal Retreat.
* Take and List
Panitia Paskah dan Retreat membuat pengumpulan dana secara Take n’ list dari hasil tersebut Panitia mendapatkan Rp.822.000,-
* Iuran
Sesuai dengan kesepakatan di awal kepanitiaan,biaya/iuran Paskah yang ditetapkan untuk masing-masing anggota adalah Rp.5.000,-/orang dan pada Retreat anggota ditetapkan Rp.50.000,-/orang.
Dari anggota yang membayar terkumpul sebanyak Rp.110.000,- pada saat Paskah dan Rp.900.000,- pada saat Retreat.
* Kunjungan Gereja
Panitia membuat pengumpulan dana melalui kunjungan Gereja.ada 2 Gereja yang Naposobulung Kunjungi yaitu GKPA Medan Barat dan panitia mendapatkan Rp.880.000,- dan GKPA Simalingkar dan Panitia mendapatkan Rp.513.000,-
Panitia Paskah juga menerima dana dari kas BPH PN GKPA sebanyak Rp.100.000,-dan Panitia Retreat juga menerima dari Majelis Parlagutan sebanyak Rp.500.000,- kas BPH PNGKPA sebanyak Rp.200.000,-,dan panitia menerima dana dari Donateur sebanyak Rp.450.000,-,mengenai Laporan Keuangan Kepanitiaan ,akan kami sajikan dalam laporan terperinci pada Lampiran.
1. Hari Pelaksanaan
· Paskah
Pada hari pelaksanaan,Sabtu,
Sekali lagi,semoga menjadi catatan penting yang harus kita perbaiki!
Dimulai dari prosesi,acara berjalan dengan baik sesuai dengan tata ibadah yang disusun.beberapa catatan dalam pelaksanaan hari H yang perlu manjadi perhatian kita bersama adalah sebagai berikut:
Susunan Acara/MC,Liturgi,Koor NGKPA dan Koor Undangan yang harus lebih diperhatikan.
· Retreat
|
| Hari | Tanggal | Waktu | Kegiatan |
|
| Sabtu | 18-juli-2009 | 00.00Wib | Berangkat dari |
|
| | | 06.00Wib | Tiba di Porsea |
|
| | | 06.30-07.00Wib | Persiapan Sarapan Pagi |
|
| | | 07.00-09.30Wib | Sarapan Pagi mandi/istirahat/persiapan acara |
|
| | | 09.30-11.00Wib | Acara sesi I "Dosa dan Akibatnya" |
|
| | | 11.10-12.00Wib | Diskusi kelompok/coffee break |
|
| | | 12.00-13.30Wib | Persiapan makan siang |
|
| | | 13.30-15.00Wib | Makan siang dan istirahat |
|
| | | 15.00-16.30Wib | Acara sesi II "Keselamatan" |
|
| | | 16.30-17.30Wib | Mandi/istirahat/persiapan masak |
|
| | | 17.30-19.00Wib | Masak Makan malam |
|
| | | 19.10-20.00Wib | Makan malam |
|
| | | 20.00-21.00Wib | Ibadah penutupan/sesi III "Tempramen dan Karakter" |
|
| | | 21.15-22.00Wib | Diskusi kelompok/coffee break |
|
| | | 22.10-23.30Wib | Games |
|
| | | 23.00-24.00Wib | Ibadah malam/istirahat |
|
| | | | |
|
| Minggu | 19-juli-2009 | 04.30-05.00Wib | Saat Teduh |
|
| | | 05.00-06.00Wib | Olahraga Ke bukit |
|
| | | 06.10-08.30Wib | Masak dan sarapan pagi persiapan ke Gereja |
|
| | | 08.40-10.00Wib | Latihan Koor |
Labels: LPJ, Naposo, Retreat NGKPA. Medan Timur
Friday, July 10, 2009

Matius 15:21-28 “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?” (Lukas 18:7a)
Berdoalah sampai sesuatu terjadi…
Banyak orang datang kepada Yesus untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan mereka tetapi tidak semua orang dapat bertahan dalam menanti jawaban Tuhan. Apalagi jika harus melewati tantangan... tantangan waktu, harga diri, atau pun orang-orang dekat yang nampak sama sekali tidak mendukung. Hal-hal ini dapat membuat kita patah semangat, memilih untuk mundur bahkan mungkin mulai berpikir untuk mencari jalan keluar… selain Yesus.
Wanita Kanaan dalam Matius 15:21-28 memiliki pergumulan berat. Dia adalah seorang wanita yang berasal dari bangsa yang tidak percaya kepada Yesus. Tetapi waktu dia mengetahui Yesus ada didaerahnya, wanita ini datang dan mulai berseru kepada Yesus. Hanya satu yang dia inginkan, yaitu anaknya sembuh. Tetapi tidak semudah yang mungkin dia bayangkan… karna ternyata, Yesus sama sekali tidak menjawab seruannya… bahkan mungkin saja saat itu Yesus tidak menengok sedikit pun pada wanita ini. Ditambah lagi dengan sikap murid-murid yang malah meminta Yesus agar menyuruh wanita ini pergi, karena merasa terganggu dengan teriakannya.
Hari-hari ini, disaat kita mengalami pergumulan berat, terkadang justru hadir orang-orang yang sepertinya bisa memberi jalan keluar, tetapi sesungguhnya mereka sementara membuat kita menjadi lemah dalam pengharapan kepada Tuhan. Tanpa disadari sikap dan keinginan mereka sebenarnya bertujuan untuk meminta kita berhenti saja berharap dan lebih baik mencari jalan keluar yang lain yang lebih aman tanpa harus capek berseru-seru kepada Tuhan, karena masalah yang kita hadapi sangat besar dan seakan mustahil untuk terus berharap kepada Tuhan dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menanti. Ya! Orang-orang tersebut seperti murid-murid Yesus yang sebenar merasa terganggu “kenyamannya” karena melihat keteguhan wanita ini dalam menanti pertolongan Tuhan.
Namun diperlakukan demikian tidak membuat wanita ini berhenti, bahkan disaat Yesus sendiri menyatakan bahwa Dia datang hanya untuk umat Israel pun, tetap membuat wanita ini pantang mundur (ayat 24). Dia malah semakin mendekati dan menyembah Yesus sambil berkata “Tuhan, tolonglah aku”. Tetapi Yesus malah menjawab “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Seakan Yesus mau mengatakan, “kuasa yang ada pada-KU ini hanya untuk "anak-anak" yaitu mereka yang pantas menerimanya, sedangkan kamu itu hanyalah seekor anjing. Pantaskah Aku memberikannya kepadamu?”
Sebenarnya inilah titik dimana wanita ini harus mundur dan berhenti berharap. Karena Yesus sendiri sudah mengatakan bahwa “tidak patut” engkau mendapat pertolongan itu, karena yang ada pada-Ku milik “anak-anak” dan bukan “anjing”.
Namun perkataan yang sangat “menghinakan” itu diterima olehnya bahkan dengan merendahkan dirinya ia berkata “ benar Tuhan, namun ANJING ITU makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya”(ayat 27).
Perhatikan, perkataan wanita ini “ANJING ITU!”. Seakan dialah anjing itu yang bersedia memakan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya, dan percaya bahwa walaupun hanya remah-remah… tetapi kalau itu berasal dari Yesus maka itu pun akan sanggup untuk menjawab apa yang menjadi kebutuhannya.
Wanita ini bersedia merendahkan dirinya karena dia memiliki iman yang sungguh bahwa Yesus sanggup untuk menjawab pergumulannya. Dia tidak mudah menyerah, dia tidak mundur, dan tidak pergi sebelum pergumulannya terjawab.
Dan akhirnya Yesus mengakui keteguhan wanita ini, kemudian berkata “ Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki.”
Saudara, sampai sejauh mana engkau berseru kepada Tuhan untuk pergumulan yang sedang engkau hadapi? Dan ketika engkau merasa banyak orang tidak mendukungmu untuk terus berharap, bahkan mungkin Yesus pun seakan “tetap diam.” Apa yang engkau lakukan? Mundur… kecewa… dan tidak mau lagi berharap???
Kalau wanita Kanaan yang berasal dari bangsa yang tidak percaya saja bisa menyentuh hati Yesus karena keyakinan dan keteguhannya, apalagi kita yang adalah anak-anak-Nya yang telah ditebus dengan darah-Nya yang kudus. Tidakkah ia akan menjawab seruan doa kita.?
Jangan pernah berhenti berseru… sampai Dia memberikan belas kasihan-Nya dan menjawab doamu.(PN)
Labels: agama, cerita rohani, Doa Bapa Kami, GKPA, Kristus, Medan Timur, Naposo, NGKPA, Pemuda, pngkpa, renungan harian
Tuesday, July 7, 2009
Seekor anjing, berada di tengah jalan menjaga anjing lain yg mati karena tertabrak mobil. Dengan menggunakan kakinya, anjing tersebut berusaha membangunkan temannya.Dia terus berusaha mendorong temannya yg telah mati ke menepi ke sisi lain jalan, tetapi dia tidak sanggup melakukannya. Ketika orang-orang mau menolongnya, dia menyalak, mengusir mereka yg mendekati temannya yg telah mati.Walaupun lalulintas padat, dia tetap tidak mau menjauh dari sahabatnya.Banyak orang yg menyaksikan kejadian dan sangat mengharukan, betapa seekor anjing saja bisa menunjukan kesetiaan terhadap sahabatnya...




Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda menghargai teman dan sahabat Anda selama Anda masih hidup?
Teman itu seperti balon, sekali dilepas mungkin kita tidak akan mendapatkannya kembali.
Terkadang kita terlalu mempermasalahkan siapa yang benar dan siapa yang salah. Kita terlalu berpatokan pada prinsip "Yang salah harus meminta maaf pada yang benar." Seringkali kita tidak mau meminta maaf pada sahabat kita hanya lantaran kita merasa paling benar sendiri atau gengsi. Padahal sebenarnya dalam bersahabat, tidak peduli siapapun yang salah, keduanya harus saling meminta maaf dan memaafkan.
Terkadang kita terlalu sibuk dengan urusan kita sendiri hingga tidak sadar kalau kita tidak menghiraukan teman kita. Mungkin saat itu mereka sedang ada masalah dan butuh kita, sedangkan kita sendiri terlalu sibuk dengan urusan kita sendiri. Kalau sudah begitu, jangan salahkan kalau Anda tidak akan punya sahabat sejati seumur hidup Anda.
Berikan yang terbaik kepada teman-teman dan sahabat-sahabat kita. Jangan kecewakan mereka. Berusahalah untuk menjadi seorang teman dan sahabat bagi orang lain. Jangan menuntut sahabat Anda. Hingga suatu hari ketika Anda tidak ada, maka akan ada banyak orang yang akan menangisi kepergian Anda.
(Sumber : www.rumahrenungan.com )
Labels: agama, anjing, cerita rohani, GKPA, Medan Timur, Naposo, NGKPA, Pemuda, pngkpa, renungan harian
Monday, July 6, 2009

Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: “Marilah tidur dengan aku.” Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar
Kejadian 39:12
Bacaan: Kejadian 39:1-23
Setahun: Yosua 1-3
Seorang ayah menemukan majalah porno di kamar anak laki-lakinya yang masih remaja. Ia sangat terkejut. Dibukanya majalah itu. “Ya, ampun!” serunya dengan mata terbelalak. Lalu dibukanya lagi. “Ya, Tuhan!” ia makin kaget. Dan, ia terus membukanya. Sampai di halaman terakhir, “Ya, habis!” serunya pula. Itu hanya cerita humor. Humor itu hendak menunjukkan kebiasaan orang, yang saat tahu bahwa sesuatu itu dosa, bukannya menjauh, tetapi malah sengaja mendekat dan mencoba-coba.
Yusuf tidak bersikap demikian terhadap dosa. Ia terus digoda oleh istri Potifar, tetapi dengan tegas ia menolak. “Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku, bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau istrinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?” (ayat 8,9). Sampai suatu hari, pada saat di rumah sedang tidak ada siapa-siapa, godaan itu datang lagi. Dan, apa yang dilakukan Yusuf? Yusuf pun lari keluar (ayat 12).
Kita perlu meniru Yusuf yang berani bersikap tegas terhadap dosa. Lari keluar. Menjauh. Tidak lari di tempat, apalagi lari mendekat. Iblis sangat cerdik. Ketika kita belum jatuh, ia terus-menerus menggoda kita, “Ayolah, sekali-kali tidak apa-apa.” Akan tetapi, begitu kita terjatuh Iblis akan berkata kepada kita, “Yah, sudah telanjur jatuh. Sudahlah, ibarat kepalang basah, mandi saja sekalian!” —AYA
JANGAN BERMAIN-MAIN DENGAN DOSA
Kejadian 39:1-23
39:1 Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ.
39:2 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.
39:3 Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya,
39:4 maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.
39:5 Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang.
39:6 Segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf, dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apapun selain dari makanannya sendiri. Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya.
39:7 Selang beberapa waktu isteri tuannya memandang Yusuf dengan berahi, lalu katanya: "Marilah tidur dengan aku."
39:8 Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu: "Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku,
39:9 bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?"
39:10 Walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf, Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu untuk tidur di sisinya dan bersetubuh dengan dia.
39:11 Pada suatu hari masuklah Yusuf ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, sedang dari seisi rumah itu seorangpun tidak ada di rumah.
39:12 Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar.
39:13 Ketika dilihat perempuan itu, bahwa Yusuf meninggalkan bajunya dalam tangannya dan telah lari ke luar,
39:14 dipanggilnyalah seisi rumah itu, lalu katanya kepada mereka: "Lihat, dibawanya ke mari seorang Ibrani, supaya orang ini dapat mempermainkan kita. Orang ini mendekati aku untuk tidur dengan aku, tetapi aku berteriak-teriak dengan suara keras.
39:15 Dan ketika didengarnya bahwa aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannyalah bajunya padaku, lalu ia lari ke luar."
39:16 Juga ditaruhnya baju Yusuf itu di sisinya, sampai tuan rumah pulang.
39:17 Perkataan itu jugalah yang diceritakan perempuan itu kepada Potifar, katanya: "Hamba orang Ibrani yang kaubawa ke mari itu datang kepadaku untuk mempermainkan aku.
39:18 Tetapi ketika aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannya bajunya padaku, lalu ia lari ke luar."
39:19 Baru saja didengar oleh tuannya perkataan yang diceritakan isterinya kepadanya: begini begitulah aku diperlakukan oleh hambamu itu, maka bangkitlah amarahnya.
39:20 Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di sana.
39:21 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
39:22 Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya.
39:23 Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.
sumber : cute_charity (http://forum.wgaul.com/)
Labels: agama, cerita rohani, Medan Timur, Naposo, NGKPA, Pemuda, pngkpa