Showing posts with label agama. Show all posts
Showing posts with label agama. Show all posts

Friday, July 10, 2009


Matius 15:21-28 “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?” (Lukas 18:7a)

Berdoalah sampai sesuatu terjadi…

Banyak orang datang kepada Yesus untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan mereka tetapi tidak semua orang dapat bertahan dalam menanti jawaban Tuhan. Apalagi jika harus melewati tantangan... tantangan waktu, harga diri, atau pun orang-orang dekat yang nampak sama sekali tidak mendukung. Hal-hal ini dapat membuat kita patah semangat, memilih untuk mundur bahkan mungkin mulai berpikir untuk mencari jalan keluar… selain Yesus.


Wanita Kanaan dalam Matius 15:21-28 memiliki pergumulan berat. Dia adalah seorang wanita yang berasal dari bangsa yang tidak percaya kepada Yesus. Tetapi waktu dia mengetahui Yesus ada didaerahnya, wanita ini datang dan mulai berseru kepada Yesus. Hanya satu yang dia inginkan, yaitu anaknya sembuh. Tetapi tidak semudah yang mungkin dia bayangkan… karna ternyata, Yesus sama sekali tidak menjawab seruannya… bahkan mungkin saja saat itu Yesus tidak menengok sedikit pun pada wanita ini. Ditambah lagi dengan sikap murid-murid yang malah meminta Yesus agar menyuruh wanita ini pergi, karena merasa terganggu dengan teriakannya.

Hari-hari ini, disaat kita mengalami pergumulan berat, terkadang justru hadir orang-orang yang sepertinya bisa memberi jalan keluar, tetapi sesungguhnya mereka sementara membuat kita menjadi lemah dalam pengharapan kepada Tuhan. Tanpa disadari sikap dan keinginan mereka sebenarnya bertujuan untuk meminta kita berhenti saja berharap dan lebih baik mencari jalan keluar yang lain yang lebih aman tanpa harus capek berseru-seru kepada Tuhan, karena masalah yang kita hadapi sangat besar dan seakan mustahil untuk terus berharap kepada Tuhan dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menanti. Ya! Orang-orang tersebut seperti murid-murid Yesus yang sebenar merasa terganggu “kenyamannya” karena melihat keteguhan wanita ini dalam menanti pertolongan Tuhan.

Namun diperlakukan demikian tidak membuat wanita ini berhenti, bahkan disaat Yesus sendiri menyatakan bahwa Dia datang hanya untuk umat Israel pun, tetap membuat wanita ini pantang mundur (ayat 24). Dia malah semakin mendekati dan menyembah Yesus sambil berkata “Tuhan, tolonglah aku”. Tetapi Yesus malah menjawab “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Seakan Yesus mau mengatakan, “kuasa yang ada pada-KU ini hanya untuk "anak-anak" yaitu mereka yang pantas menerimanya, sedangkan kamu itu hanyalah seekor anjing. Pantaskah Aku memberikannya kepadamu?”

Sebenarnya inilah titik dimana wanita ini harus mundur dan berhenti berharap. Karena Yesus sendiri sudah mengatakan bahwa “tidak patut” engkau mendapat pertolongan itu, karena yang ada pada-Ku milik “anak-anak” dan bukan “anjing”.

Namun perkataan yang sangat “menghinakan” itu diterima olehnya bahkan dengan merendahkan dirinya ia berkata “ benar Tuhan, namun ANJING ITU makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya”(ayat 27).

Perhatikan, perkataan wanita ini “ANJING ITU!”. Seakan dialah anjing itu yang bersedia memakan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya, dan percaya bahwa walaupun hanya remah-remah… tetapi kalau itu berasal dari Yesus maka itu pun akan sanggup untuk menjawab apa yang menjadi kebutuhannya.
Wanita ini bersedia merendahkan dirinya karena dia memiliki iman yang sungguh bahwa Yesus sanggup untuk menjawab pergumulannya. Dia tidak mudah menyerah, dia tidak mundur, dan tidak pergi sebelum pergumulannya terjawab.

Dan akhirnya Yesus mengakui keteguhan wanita ini, kemudian berkata “ Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki.”

Saudara, sampai sejauh mana engkau berseru kepada Tuhan untuk pergumulan yang sedang engkau hadapi? Dan ketika engkau merasa banyak orang tidak mendukungmu untuk terus berharap, bahkan mungkin Yesus pun seakan “tetap diam.” Apa yang engkau lakukan? Mundur… kecewa… dan tidak mau lagi berharap???

Kalau wanita Kanaan yang berasal dari bangsa yang tidak percaya saja bisa menyentuh hati Yesus karena keyakinan dan keteguhannya, apalagi kita yang adalah anak-anak-Nya yang telah ditebus dengan darah-Nya yang kudus. Tidakkah ia akan menjawab seruan doa kita.?
Jangan pernah berhenti berseru… sampai Dia memberikan belas kasihan-Nya dan menjawab doamu.(PN)

Tuesday, July 7, 2009

Seekor anjing, berada di tengah jalan menjaga anjing lain yg mati karena tertabrak mobil. Dengan menggunakan kakinya, anjing tersebut berusaha membangunkan temannya.Dia terus berusaha mendorong temannya yg telah mati ke menepi ke sisi lain jalan, tetapi dia tidak sanggup melakukannya. Ketika orang-orang mau menolongnya, dia menyalak, mengusir mereka yg mendekati temannya yg telah mati.Walaupun lalulintas padat, dia tetap tidak mau menjauh dari sahabatnya.Banyak orang yg menyaksikan kejadian dan sangat mengharukan, betapa seekor anjing saja bisa menunjukan kesetiaan terhadap sahabatnya...







Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda menghargai teman dan sahabat Anda selama Anda masih hidup?

Teman itu seperti balon, sekali dilepas mungkin kita tidak akan mendapatkannya kembali.

Terkadang kita terlalu mempermasalahkan siapa yang benar dan siapa yang salah. Kita terlalu berpatokan pada prinsip "Yang salah harus meminta maaf pada yang benar." Seringkali kita tidak mau meminta maaf pada sahabat kita hanya lantaran kita merasa paling benar sendiri atau gengsi. Padahal sebenarnya dalam bersahabat, tidak peduli siapapun yang salah, keduanya harus saling meminta maaf dan memaafkan.

Terkadang kita terlalu sibuk dengan urusan kita sendiri hingga tidak sadar kalau kita tidak menghiraukan teman kita. Mungkin saat itu mereka sedang ada masalah dan butuh kita, sedangkan kita sendiri terlalu sibuk dengan urusan kita sendiri. Kalau sudah begitu, jangan salahkan kalau Anda tidak akan punya sahabat sejati seumur hidup Anda.

Berikan yang terbaik kepada teman-teman dan sahabat-sahabat kita. Jangan kecewakan mereka. Berusahalah untuk menjadi seorang teman dan sahabat bagi orang lain. Jangan menuntut sahabat Anda. Hingga suatu hari ketika Anda tidak ada, maka akan ada banyak orang yang akan menangisi kepergian Anda.

(Sumber : www.rumahrenungan.com )

Monday, July 6, 2009

YUSUF dan ISTRI POTIFAR


Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: “Marilah tidur dengan aku.” Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar
Kejadian 39:12

Bacaan: Kejadian 39:1-23
Setahun: Yosua 1-3

Seorang ayah menemukan majalah porno di kamar anak laki-lakinya yang masih remaja. Ia sangat terkejut. Dibukanya majalah itu. “Ya, ampun!” serunya dengan mata terbelalak. Lalu dibukanya lagi. “Ya, Tuhan!” ia makin kaget. Dan, ia terus membukanya. Sampai di halaman terakhir, “Ya, habis!” serunya pula. Itu hanya cerita humor. Humor itu hendak menunjukkan kebiasaan orang, yang saat tahu bahwa sesuatu itu dosa, bukannya menjauh, tetapi malah sengaja mendekat dan mencoba-coba.



Yusuf tidak bersikap demikian terhadap dosa. Ia terus digoda oleh istri Potifar, tetapi dengan tegas ia menolak. “Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku, bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau istrinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?” (ayat 8,9). Sampai suatu hari, pada saat di rumah sedang tidak ada siapa-siapa, godaan itu datang lagi. Dan, apa yang dilakukan Yusuf? Yusuf pun lari keluar (ayat 12).

Kita perlu meniru Yusuf yang berani bersikap tegas terhadap dosa. Lari keluar. Menjauh. Tidak lari di tempat, apalagi lari mendekat. Iblis sangat cerdik. Ketika kita belum jatuh, ia terus-menerus menggoda kita, “Ayolah, sekali-kali tidak apa-apa.” Akan tetapi, begitu kita terjatuh Iblis akan berkata kepada kita, “Yah, sudah telanjur jatuh. Sudahlah, ibarat kepalang basah, mandi saja sekalian!” —AYA

JANGAN BERMAIN-MAIN DENGAN DOSA

Kejadian 39:1-23
39:1 Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ.
39:2 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.
39:3 Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya,
39:4 maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.
39:5 Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang.
39:6 Segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf, dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apapun selain dari makanannya sendiri. Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya.
39:7 Selang beberapa waktu isteri tuannya memandang Yusuf dengan berahi, lalu katanya: "Marilah tidur dengan aku."
39:8 Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu: "Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku,
39:9 bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?"
39:10 Walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf, Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu untuk tidur di sisinya dan bersetubuh dengan dia.
39:11 Pada suatu hari masuklah Yusuf ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, sedang dari seisi rumah itu seorangpun tidak ada di rumah.
39:12 Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar.
39:13 Ketika dilihat perempuan itu, bahwa Yusuf meninggalkan bajunya dalam tangannya dan telah lari ke luar,
39:14 dipanggilnyalah seisi rumah itu, lalu katanya kepada mereka: "Lihat, dibawanya ke mari seorang Ibrani, supaya orang ini dapat mempermainkan kita. Orang ini mendekati aku untuk tidur dengan aku, tetapi aku berteriak-teriak dengan suara keras.
39:15 Dan ketika didengarnya bahwa aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannyalah bajunya padaku, lalu ia lari ke luar."
39:16 Juga ditaruhnya baju Yusuf itu di sisinya, sampai tuan rumah pulang.
39:17 Perkataan itu jugalah yang diceritakan perempuan itu kepada Potifar, katanya: "Hamba orang Ibrani yang kaubawa ke mari itu datang kepadaku untuk mempermainkan aku.
39:18 Tetapi ketika aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannya bajunya padaku, lalu ia lari ke luar."
39:19 Baru saja didengar oleh tuannya perkataan yang diceritakan isterinya kepadanya: begini begitulah aku diperlakukan oleh hambamu itu, maka bangkitlah amarahnya.
39:20 Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di sana.
39:21 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
39:22 Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya.
39:23 Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.

sumber : cute_charity (http://forum.wgaul.com/)

Wednesday, June 17, 2009


setelah anda sadar berhati-hatilah Dipublikasi Artikel blog by bintang seven

dalam perumpamaan kebun anggur markus 12 anak pertama tidakmengerjakan perintah bapanya meskipun ia menjawab IYA dan anak kedua yg menolak ttp sadar dan berbalik mengikuti kata bapanya ke kebun anggur. lalu apa yg terjadi dlm kebun anggur itu? Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita.


Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain. seseorang yg telah bertobat mpy kerinduan yg besar untuk melayani, hanya sebelum ia, telah ada orang2 yg melayani lebih dulu, ttp perihal jati diri pelayan2 lain yg telah lebih dulu itu hanyalah penggarap yg kejam dan berhati buas.

tetapi bagaimana mungkin seseorang yg baru bertobat di lempar ke luar atau dibunuh? tentu dalam pengertian rohani MEREKA MELAKUKAN BANYAK CARA AGAR ANDA TIDAK ADA DLM KEBUN ANGGUR YG INDAH INI. Pernahkah anda mendengar kotbah2 yg kelihatan baik tp sesungguhnya sangat menyesatkan? banyak kita memiliki kerinduan tp mendengar kotbah2 tak bertanggungjawab kita spt disingkirkan dr gelanggang. Anda tak boleh menyimpan kaset duniawi, lukisan2, patung, dll. DOSA ITU DAN PERLAWANAN THD ALLAH. jika anda tak menginjil dan berbahasa roh maka anda bukanlah anak Allah yg sejati. INILAH BUALAN MEREKA YG MENGAKU TAHU MENGGARAP KEBUN ANGGUR seorang penggarap kebun anggur mungkin berkata aku telah lebih dulu bekerja dr kamu, wajar aku mengarimu tp INGAT MEREKA BEKERJA HANYA KRN UPAH DAN KEUNTUNGAN TP KITA BEKERJA SBG ANAK DAN AHLI WARIS INI ADALAH KEBUN BAPA KU DAN MILIKKU, IA TAHU STATUSNYA DAN DISITULAH HATINYA BERPAUT. JIKA ANDA TELAH SADAR BERHATI HATILAH TERHADAP PEKERJA2 PALSU DAN ANJING2 PENGGIGIT INI.


Wednesday, April 15, 2009

Semua butuh Proses.."


Dalam satu tandan pisang, tak semua buahnya matang secara serentak. Ada diantaranya yang masih berwarna hijau tua. Maka, sang petani ada kalanya harus menyimpannya kembali beberapa saat menunggu hingga matang semuanya.

Pisang yang telah matang dan pisang yang terlambat matang, kelak akan memiliki rasa yang sama yakni memiliki rasa pisang. Meskipun waktu untuk menjadi matang pada pisang berbeda-beda…

Begitulah kita tak mungkin semuanya sama. Ada kalanya menurut ukuran kita, suatu masalah dapat diselesaikan hanya dengan beberapa menit saja. Tapi bagi orang lain belum tentu, ia butuh waktu untuk menyelesaikannya. Bahkan belum sampai pada kesempurnaan. Namun pada akhirnya, hasil yang didapatkan tetap dapat dirasakan.


Dalam hidup ini tak seorang pun sempurna pada bingkai kemampuannya. Karena di antara kita memang tidak sama dan serupa, kita dilahirkan berbeda, hidup di lingkungan berbeda, pada kondisi yang berbeda dan segala hal yang berbeda. Yang mesti diingat adalah bahwa setiap orang memiliki kesamaan keinginan dan memiliki hak yang sama dalam mendapat kesempatan, betapapun itu harus dipergilirkan. Karenanya, percuma saja memperdebatkan suatu ketidaksamaan, perbedaan, dan ketidakcocokan dengan orang lain, karena kita tak akan mendapat titik temu.

Sungguh tak ada yang sempurna di antara kita, maka janganlah rendah diri…semua butuh proses menjadi lebih baik.

I Yohanes 2:5 Tetapi barangsiapa menuruti firman-Nya, di dalam orang itu sungguh sudah sempurna kasih Allah; dengan itulah kita ketahui, bahwa kita ada di dalam Dia.

Filipi 3:12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya, karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.

Roma 12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.


Sumber : http://www.krenungan.org/


Sunday, March 29, 2009

JARI TELUNJUK RAJA


Pada zaman dahulu hiduplah seorang raja dan menterinya. Walaupun raja itu kuat dan murah hati, dia memiliki watak yang sedikit keras. Sedangkan menterinya adalah seorang menteri yang arif bijaksana, sabar dan taqwa kepada Tuhan. Dalam urusan setiap hari, raja biasanya berpikir bahwa dirinyalah yang membuat segala sesuatunya terjadi, sedangkan sang menteri memahami bahwa segalanya adalah karunia Tuhan. Walaupun mempunyai perbedaan pendapat seperti ini, raja tetap menghargai menterinya dan mereka bersahabat akrab. Untuk melindungi warga negaranya dari serangan binatang berbahaya, raja dengan membawa busur dan anak panah sering berburu ke hutan bersama sekelompok kecil pasukan dan menterinya selalu menemani sang raja.


Pada suatu hari, ketika mereka pergi berburu, tiba-tiba seekor ular kobra besar menghadang kuda yang sedang ditunggangi oleh sang raja. Ular itu menyebarkan racun dari taring-taringnya. Kuda yang ketakutan kemudian meringkik sambil menaikkan kaki depannya sehingga membuat raja terjatuh di dekat ular kobra dan kobra itu segera menggigit jari telunjuk sang raja, kemudian ular itu pergi. Sang raja mengerti bahwa jika jari telunjuknya tidak segera dipotong, maka racun kobra akan menyebar ke seluruh tubuhnya dan akan sampai ke jantungnya dan akhirnya akan membunuh dirinya. Tanpa ragu sang raja mencabut pedangnya yang tajam dan segera memotong jari telunjuknya. Menterinya kemudian membalut tangan sang raja dan mencoba menenangkannya dengan kata-kata yang bijaksana, “terimalah hal ini hanya sebagai karunia Tuhan, terimalah sebagai salah satu dari rencana-Nya”. Sang raja kecewa dan tidak dapat menghargai pandangan menterinya. “Diam!”, sahut raja. Namun, menteri itu terus berbicara tentang karunia Tuhan sehingga raja menjadi sangat marah dan memberi perintah kepada prajuritnya. “Bawa kembali menteri yang bodoh ini ke kota dan penjarakan dia”. Kemudian dengan mantap sang raja melanjutkan acara berburunya hari itu. Walaupun dengan tangan terbalut, raja terus berburu sendirian mencari binatang buas di dalam hutan yang lebat.

Tidak lama kemudian sang raja yang sendirian ditangkap oleh segerombolan bandit. Mereka mengikat sang raja. Pimpinan bandit berkata kepada raja, “Ini hari mujurmu, aku akan mengorbankanmu kepada Devi Kali dalam pemujaanku. Tidak setiap hari beliau mendapatkan darah raja”. Akan tetapi sang raja menganggap dirinya sangat sial. Dengan kondisi terikat seperti itu dia tidak menemukan jalan selamat dari kematian berdarah di atas altar Devi Kali. Pimpinan bandit memerintahkan anak buahnya, “manusia yang akan kita persembahkan ini hendaknya dimandikan dengan bersih kemudian dibungkus dengan kain baru yang bersih”. Ketika bandit melaksanakan perintah itu, salah seorang diantaranya berteriak, “lihat, ada sebuah jarinya yang hilang”. Ketika memeriksa tangan sang raja, pimpinan bandit menjadi kecewa. “Kita tidak mungkin mempersembahkan manusia yang anggota bandannya tidak utuh kepada Devi Kali. Kalian bodoh! Bebaskan dia dan cari manusia lain”. Tanpa diduga raja dilepaskan dari ikatannya lalu menunggangi kidanya dan berlari cepat kembali ke kotanya.

Sesampainya di kota, sang raja langsung menuju penjara di mana menterinya ditahan dan memerintahkan agar menterinya dibebaskan. Kemudian raja memeluk menterinya dan meminta maaf, “atas karunia Tuhan aku telah kehilangan sebuah jari tanganku dan sebagai akibatnya aku lepas dari maut kematian”. Setelah menceritakan semua kejadian yang ia alami kepada menterinya, raja diam sejenak lalu berkata, “aku masih bingung, kalau segala sesuatu yang terjadi karena karunia Tuhan, bagimana tentang engkau yang dimasukkan ke dalam penjara?”. Menteri itu menjawab, “kalau anda tidak memenjarakan saya, saya pasti akan bersama anda ketika anda ditangkap, dengan melihat anggota bdan saya yang masih utuh pasti saya yang akan dikorbankan kepada Devi Kali oleh pemuja Kali itu”.

Akhirnya raja dan menteri itu tertawa lebar, air mata membasahi wajah mereka. Bahagia karena masih diberi kesempatan hidup. Mereka berdua setuju bahwa segala sesuatunya pastilah karunia dari Tuhan.

Oleh : I Ketut Lascarya, ST

Tuesday, March 10, 2009

AKAN DATANG WAKTUNYA


Bacaan : 2 Timotius 4 : 1 - 8

Bacaan Setahun : Ulangan 5 - 7 & Markus 11 : 1 - 18

Tuhan, ajari kami dari firmanMu yang kudus. Tentang semua kesesatan yang harus dihindari. Dan kiranya cahaya rohMu menolong kami, menolak perangkap setan yang begitu membujuk. - Bosch

Sebuah artikel dalam harian USA Today memaparkan bagaimana orang tua zaman sekarang berusaha menyiapkan anak - anak mereka untuk dapat masuk ke dalam dunia yang meyakini beragam agama melalui suatu upacara. Ema Drouillard, diminta oleh sepasang orangtua yang ingin mengadakannya bagi bayi mereka, Greer.


Sang ibu berkata,"Yang kami inginkan adalah satu roh agung yang dapat menuntun anak perempuan kami, tetapi kami tidak ingin suatu hal yang spesifik. Yang penting ia bisa diterima masuk ke agama mana saja." Pasangan itu mengatakan," Kami hanya ingin Greer menganut agama Kristen kelas R-I-N-G-A-N, iman yang percaya pada malaikat dan peri, makhluk khayalan dan sinterklas. " Hal ini melukiskan begitu rendahnya penilaian yang diberikan pada kebenaran alkitabiah, suatu yang begitu lazim terjadi di dunia kita pada masa kini.

Rasul Paulus memperingatkan Timotius bahwa akan datang waktunya ketika orang akan lebih suka makanan rohani yang "ringan" dan tidak dapat lagi menerima ajakan sehat yang berisi ( 2 Timotius 4 : 3 - 4). Paulus memperediksikan bahwa ajaran sesat akan bertambah dan disukai banyak orang karena ajaran ini memenuhi kebutuhan daging mereka. Mereka rindu untuk dihibur dan menginginkan ajaran yang membuat mereka merasa nyaman dengan diri sendiri. Paulus memerintahkan Timotius untuk melawan hal ini dengan mengajarkan doktrin - doktrin yang sesuai dengan firman Allah. Tujuan dari perintahNya adalah untuk menyatakan apa yang salah, menegur, dan menasehati. ( ayat 2).

Sebagai orang percaya kita dipanggil untuk mengajar dan menaati firman Allah, dan bukan untuk mengikuti tipu daya dunia ini.

Peganglah firman Allah dan Anda tidak akan jatuh pada kesesatan.

sumber : warta Bethany

Saturday, February 28, 2009

TERKUTUKLAH ISRAEL!!???


Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat." (Kej 12:3)

Tidak banyak penduduk Indonesia yang tahu bahwa Israel tidak ada sangkut pautnya dengan agama Kristen. Indoktrinasi yang ngawur bagaikan credo yang dipatenkan di dalam otak umat yang tidak tahu apa-apa dan kemudian mengklaim bahwa Israel musuh orang muslim terlanjur merasuk dan kemudian dendam kesumat sebagai dampak negative dari pengetahuan dangkalnya! Namun kalau orang mau jernih berpikir dan santun bertutur kata seharusnya tahu bahwa Israel penduduknya terdiri dari 3 agama Islam, Yahudi dan Kristen! Terbesar Yahudi dan kemudian Islam baru Kristen!


Setahu saya yang menyaksikan langsung kehidupan beragama disana, rukun-rukun aja tuh... tidak ada sedikitpun silang pendapat atau adu argumentasi apalagi ribut soal agama... no way.. Pemerintah Israel sungguh menjunjung harmoni keagamaan dengan baik! Bila Jumat jalan-jalan diseputar Mesjid dipersiapkan untuk ibadah orang muslim... mereka bisa bebas bekerja alias libur.... Demikian juga hari sabtu ... hotel-hotel penuh orang-orang Yahudi beribadah ... sementara Kristen dan islam bahu membahu melayani orang Yahudi! Demikian hari minggu Kristen ibadah sementara Islam dan Yahudi bekerja dengan baik! Dan ini berlangsung di negeri yang aman sekali!

Namun yang ada sekarang indoktrinasi yang salah banyak orang berpikir bahwa yang namanya Israel yang hubungannya dengan orang Kristen dan sudah pasti musuh muslim! Entah setan mana yang meng"goblok"an negeri yang santun ini menjadi liar dan yang seolah-olah dimatanya agamanya terusik oleh ulah Israel dengan borbardirnya!

Belum lagi di bumbui politik, orang-orang tertentu mencari kesempatan mengumpulkan massa! Partai ramai-ramai demo seolah-olah melakukan hal yang paling benar padahal dampak dari demo, teriakan-teriakan, hujatan dan sumpah serapah, kutuk dan sederetan makian sungguh-sungguh menyedot energy, dana, tenaga! Tidak banyak yang dihasilkan! Serangan demo itu hampir-hampir nihil dengan pulang kelelahan teriakan-teriakan yang tidak punya arti apa-apa! Namun yang pasti moment Israel ini banyak pejabat yang carmuk.... Dimata rakyatnya! Bukankah kelas pejabat satu kata saja punya arti penting? Ada lembaga Negara, yang akses langsung ke Luar negeri entah PBB, USA dll kalau Resolusi kelas dunia saja tidak ada effek? Terus suara kita? Nol besar!

Israel oh... Israel terkadang memang resek ....... Logikanya negeri yang sama-sama kecil Palestina makan saja susah di borbardir demi mencari si biang kerok Hamas! Celakanya Hamas pintar bikin ulah dulu dengan mengirim rudal... cari gara-gara.. sesudah itu ia lari ngumpet dikalangan penduduk, tempat ibadah... lari ditengah-tengah ibu-ibu dan anak-anak yang menyusu kalau kena amukan serangan balik maka Hamas akan gampang membuka mata dunia bahwa Israel kejam, sadis, tanpa perikemanusiaan ! Israelpun tidak pernah ambil pusing bagaikan mantan Presiden Suharto memberantas PKI maka dimanapun PKI berada di kejar dan dibantainya!

Israel yang penduduknya sangat sedikit benar-benar di proteksi, jangankan mati , satu tentaranya hilang dicari sampai ketemu, kalau sampai mereka sakit segera di rawat .. VVIP supaya bisa tugas menjaga keamanan negerinya! Mereka remaja-remaja tanggung terkadang saya lihat belum cukup umur sudah harus jadi wajib militer! Dilatih... dipersenjatai... diajar sedemikian rupa supaya bisa eksis jadi tentara professional, benar-benar satu jiwa sangat berharga, maklum penduduknya sedikit! Satu tentara bagi negeri ini adalah asset termahal dan berharga! E.....e...e...satu saja mati gara-gara rudal scud... ya ngamuk .... Udah sedikit dimatiin lagi! Udah dirawat baik-baik ... diam-diam nggak ada hujan nggak ada gledek . Hamas iseng mengirimkan rudal .. itulah yang bikin Israel ngamuk!

Negeri - Paman Abraham ini rawan kutukan sebab memang Israel negeri yang di setting untuk dikutuk oleh dunia bahkan bukan itu saja melainkan akan menjadi sasaran empuk tentara-tentara dunia merasuk dan menyerang Israel. Israel akan membuat pening umat seluruh dunia (Zak 12:2) Memang Tuhan sedang menjalankan programNya agar semua mata dunia melihat ke Israel bahkan seluruh dunia di setting untuk melawan Israel (Zak 14:2). Orang harus jernih berpikir tidak asal pakai otot tapi pakai otak! Negeri Palestina bukan semua muslim tetapi Kristennya 30 persen belum kepercayaan lain! Jangan sedikit-dikit disangkutpautkan dengan agama seolah-olah agama tertentu merupakan zimat yang memacu andrealin massa untuk kompak mengeluarkan sumpah serapah

Dari keMahaTahuanNya, Allah pencipta langit dan bumi ribuan tahun lalu telah memberikan ultimatumnya kepada negeri paman Abraham ini! Negeri yang sudah terbiasa main dengan kutuk! Sejak Balak nervous menghadapi tentara Israel maka Ia minta Bileam untuk mengutuknya (Bil 22) Namun selalu ada saja bahwa Ia mengganti kutuk menjadi berkat! Israel semakin dikutuki tidak malah jera sebab mereka percaya TuhanNya sanggup mengubah kutuk itu menjadi berkat!

Namun Israel kena batunya ketika menolak Yesus Kristus sebagai Mesias, ia sedang bermain-main dengan kutuk yang sebenarnya, Matius 27:25 mengatakan : "Dan seluruh rakyat itu menjawab: "Biarlah darahNya ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami!" Sejak penyaliban dan penolakan Israel kepada Mesias maka Israel menjadi bulan-bulanan Negara-negara tetangga darah selalu tertumpah sampai Holocoust! Tidak heran mereka meninggalkan tanah perjanjian yang selanjutnya ditempati orang Palestina dan kemudian mengklaim menjadi miliki pusaka!

Namun negeri mungil itu kembali di tangan Israel dengan sejarah khusus dan terus melaju tidak pernah lekang oleh panas dan tak lapuk oleh hujan tetap eksis meski ditengah dentuman meriam, roket dan martir yang berseliweran bak meteor jatuh! Negeri yang minim penduduk ini gampang marah bila ada yang coba-coba mengusiknya, apalagi diketahui bahwa oleh ulah orang yang tak bertanggung jawab penduduknya ada yang mati!

Tuhan sendiri tahu pasti bahwa negeri pilihanNya itu akan menjadi sasaran kutukan bagi banyak bangsa maka ultimatum yang Allah berikan bahwa Ia akan tetap konsen pada ucapanNya kepada negeri yang satu ini! Tidak peduli sesalah dan seberdosa apapun Israel tetaplah umat pilihan Tuhan! Memang harus diakui tidak akan menemukan titik temu konflik di Timur Tengah sebab disitulah settingan kedatangan Yesus ke dua kali!

Israel menglaim tanah-tanah mereka adalah milik Israel sebab secara theologies Allah telah berjanji, Kejadian 15:18 mengatakan : "Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: "Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat: inilah Janji yang di pegang Israel bahwa Ia yang memberikan tanah Perjanjian! Namun bangsa Palestina tidak pusing mau secara theologies kek apa kek .... Yang penting secara geografis itu tanah mereka.... Ya..... nggak bakalan ketemu satu secara theologies yang sangat kuat di Israel apalagi kaum Yahudi yang memegang Taurat dan satu ayatpun tidak boleh hilang... sementara garis keras Palestina mengklaim secara geografis mereka merasa punya hak! Antara Theologis dan Geografis tidak ada titik temunya! Mau dikata apa hanya Tuhan yang akan ikut intervensi di dalamnya, PBB pun tidak akan sanggup!

Anak-anak Indonesia sudah diajari untuk mengutuk.... Mensumpah serapahi negeri pilihan ini namun harus dimengerti kalau memang itu settingan Tuhan biarlah Indonesia mengutuknya karena memang kepuasan jiwa orang Indonesia kalau sudah mengutuk! Sebenarnya ruginya apa penduduk Indonesia dengan kasus penyerangan ke Palestina? Kehilangan uangkah? Ada yang mati? Tidak bukan.. yang ada hanya sangkut pautnya secara spiritual yakni agama! Jika Tuhannya Palestina Kuat tidak perlu dibela Ia akan membela sendiri dan Israel akan menjadi bulan-bulanan negeri Palestina!

Namun harus dipertanyakan, mengapa Israel menyerang Palestina? Jangan juga kita salah sasaran kutukan sebab Israel memiliki ayat yang harus diakui belum di tip ex dari kitab Taurat dan Alkitab... ultimatum itu berbunyi Aku (Tuhan) akan mengutuk siapapun yang mengutuk engkau... jangan sampai negeri yang sudah rusak oleh aneka bencana ini kembali menerima umpan balik sumpah serapah dan kutuk! Jika Alkitab itu benar maka negeri manapun yang mengutuk Israel akan menjadi terkutuk! Namun bagaimana mengungkapkan kekesalan karena ulah Israel? Lakukan apapun juga asal jangan mengutuk sebab Israel akan kebal kutuk! Bagi mereka semakin di kutuk semakin merasa diberkati! Bilangan 23:23 mengatakan : "sebab tidak ada mantera yang mempan terhadap Yakub, ataupun tenungan yang mempan terhadap Israel. Pada waktunya, akan dikatakan kepada Yakub, begitu juga kepada Israel, keajaiban yang diperbuat Allah:

Ditulis Oleh Pdt. Timotius Bakti Sarono,M.Th