Showing posts with label Naposo. Show all posts
Showing posts with label Naposo. Show all posts

Saturday, October 17, 2009

Ternyata Ayah Itu Menakjubkan


Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya, menghadapi lebih sedikit kesulitan, lebih tidak tergantung pada siapapun dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.

Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.

Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil, tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.

Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.

Ayah selalu tepat janji! Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipun ajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.


Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selama bertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin kamu main kereta api itu.

Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka. Karena dia sadar itu adalah akhir masa kecil mereka.

Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil, tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.

Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisa meyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung di atas air setelah ia melepaskanya.

Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamu mencarinya.

Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu dia tampak lucu dan menyayangi.

Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis…. jadi dia menyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak kepala Innocent.

Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih, agar kau bisa “melihat” para malaikat bergelantungan di sana dan agar kau selalu bisa mengenalinya.

Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR matematika terbaru.

Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup.

Ayah benar-benar senang membantu seseorang… tapi ia sukar meminta bantuan.

Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.

Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah. Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumit itu. Dan hasilnya?…. mmmmhhh…” tidak terlalu mengecewakan” Frown.

Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang dapat memasak tumis kangkung rasa barbecue grill. (*_~).

Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.

Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam… walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.

Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.

Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya, ketika pawai lewat.

Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.

Ayah menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak mau memberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.

Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu dihari pertama masuk sekolah

AYAH ITU MURAH HATI…..

Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa yang kamu butuhkan…. .

Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya. ….

Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, dan ia akan menghabiskannya kalau kamu tidak suka…..

Ia menghentikan apasaja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu ingin bicara…

Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya….

Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk menghentikan kebiasaan merokoknya.. .. Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu….

Ayah akan berkata “tanyakan saja pada ibumu” ketika ia ingin berkata “tidak”.

Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin

Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepregok menghisap rokok dikamar mandi.

Ayah mengatakan “tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan”

Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukan sesuatu persis seperti caranya….

Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri….

Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidak akan pernah bisa melepaskannya.

Ayah mengira seratus adalah tip..; Seribu adalah uang saku..; Gaji pertamamu terlalu besar untuknya…

Ayah tidak suka meneteskan air mata …. ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertama kalinya, dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis). Ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasa takutmu…ketika kau mimpi akan dibunuh monster… tapi…..ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabar selama hampir satu bulan.

Kalau tidak salah ayah pernah berkata :” kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya. Begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu,jika kau ingin mendapatkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya”

Untuk masadepan anak lelakinya Ayah berpesan: “jadilah lebih kuat dan tegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yang lebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dan cucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu”

Dan untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan: “jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kau gantikan posisi Ayah di hatimu”

Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik daripada kamu dulu….

Ayah bisa membuatmu percaya diri… karena ia percaya padamu…

Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencoba melakukan yang terbaik….

Dan terpenting adalah… Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Tuhan, bahkan dia akan membentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.

Dan untuk semua yang sedang merindukan Ayah, ssssssssttt…!

Tau gak siii? Ternyata ayah itu benar-benar MENAKJUBKAN

Sumber : Unknown (Tidak Diketahui)

Thursday, October 8, 2009

Kongres Day 2

Hari kedua dimulai dengan bangun telat, dan sedikit sarapan yang sangat lezat...hehehe
- Semua konsentrasi di persidangan hari ke-2....mata tertuju kepada materi kongres.
- Selanjutnya mengunggu pembagian komisi
- dan dimalam harinya dimulailah pertandingan CTA dan Tenis Meja
dimana setiap resort menurunkan atlet2 terbaiknya yang sudah mengikuti pelatihan di parlagutan masing2...^_^

Akhirnya tiba juga waktu istirahat, tanpa ba..bi..bu lagi langsung aja deh TEPAR..!!

Besok lagi dilanjutin.




Saturday, August 1, 2009

PANITIA PASKAH DAN RETREAT NAPOSOBULUNG
GEREJA KRISTEN PROTESTAN ANGKOLA
JL. PELITA II NO. 56 MEDAN

STERRING COMITTE :
1. MAJELIS PARLAGUTAN Cq. SEKSI NGKPA
2. BPH PNGKPA MEDAN TIMUR

ORGANIZING COMITTE :
KETUA : DANIEL SIREGAR WAKIL KETUA : JOSHUA HARAHAP
SEKRETARIS : LESTARI EFIFANI HARAHAP BENDAHARA : TRIPENA PASARIBU

SEKSI PASKAH
SIE. ACARA : 1. DAVID SIREGAR (KOORD) 3. TINA HUTAPEA
2. RESTINA SIREGAR

SIE. DANA : 1. LASNI SIREGAR (KOORD) 3. ELLYKA RITONGA
2. BAGINDA SIMATUPANG 4. DAUD PANE

SIE. KOOR : 1. RHANI HARAHAP (KOORD) 3. KURNIAWAN HUTAGAOL
2. TONGGAM SIHOMBING

SIE.KONSUMSI : 1. DEBORA SIMORANGKIR(KOORD) 3. MISERI TOBING
2. ASNAWI KRISMASTOPO HARAHAP

SIE DEKORASI : 1. BENNY HARAHAP(KOORD) 3. NOEL SIMATUPANG
2.RICARDO TOGATOROP

SEKSI RETREAT
SIE ACARA : 1. RESTINA SIREGAR(KOORD) 3. A. KRISMASTOPO HARAHAP
2.DEBORA SIMORANGKIR 4. DESENTINA PANE

SIE DANA : 1. SABAT SIREGAR(KOORD) 3. DAVID SIREGAR
2. MERITA PASARIBU 4. DAUD PANE

SIE KOOR : 1. KURNIAWAN HUTAGAOL(KOORD) 3. TONGGAM SIHOMBING
2. RHANI HARAHAP

SIE Konsumsi : 1. LASNI SIREGAR(KOORD) 3. ELLYKA RITONGA
2. NATALIA PANE

SIE Peralatan : 1. BAGINDA SIMATUPANG(KOORD) 3. WESLY HUTAPEA
2. BENNY HARAHAP

SIE Transport : 1. DAVID SIREGAR(KOORD) 3. HAPOSAN SIREGAR
2. HARDI SIREGAR


LAPORAN HASIL KEGIATAN
PERAYAAN PASKAH & RETREAT NAPOSOBULUNG
GEREJA KRISTEN PROTESTAN ANGKOLA
(N-GKPA)PARLAGUTAN MEDAN TIMUR
TAHUN 2009

http://www.blogger.com/img/blank.gif

PANITIA PELAKSANA
PERAYAAN PASKAH DAN RETREAT N-GKPA
PARLAGUTAN MEDAN TIMUR
SEKRETARIAT:JL.PELITA II NO.56 MEDAN 20236.Telp.(061)6618909

LAPORAN HASIL KEGIATAN PERAYAAN PASKAH DAN RETREAT NAPOSOBULUNG GEREJA KRISTEN PROTESTAN ANGKOLA
PARLAGUTAN MEDAN TIMUR
25 APRIL 2009 DAN 18-20 JULI 2009

PENDAHULUAN
Adalah sukacita besar kita sampaikan kepada Tuhan Yesus Kristus Sang Kepala Gereja ketika Naposobulung GKPA jl.Pelita II melalui Panitia Paskah dan Retreat masih dapat menuntaskan kegiatan ini sampai pada penyampaian Laporan pertanggungjawaban kepanitiaan.Kepanitiaan yang dibentuk pada media 8 Maret 2009,melalui tidak kurang dari 2 pertemuan yang berhasil menghantarkan sampai pada hari H pelaksanaan,yakni pada tanggal 25 april 2009 dan 18-20 juli 2009 yang lalu.

Dengan Thema”Bergiatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan(1 Kor 5:58b)”dan Sub Thema:”Menjalin kerjasama dan meningkatkan kebersamaan di dalam Yesus Kristus”diharapkan setiap insan naposobulung dapat melihat moment Paskah dan Retreat sebagai suatu peristiwa untuk intropeksi diri sampai sejauh mana telah berusaha dan berkarya dalam keperdulian terhadap Gereja,Bangsa dan Negara sekaligus mengingatkan kembali atas kehadiran Yesus yang membuat umat manusia dapat terbebas dari belengu dosa.Panitia mengucapkan terimahkasih kepada Majelis jemaat GKPA,BPH PN GKPA,seluruh orangtua,simpatisan dan seluruh yang telah membanti terselenggaranya kegiatan ini.Tentunya sukses kegiatan ini terselenggara atas partisispasi aktif dari seluruh anggota Naposobulung GKPA Medan Timur.

LAPORAN KEGIATAN
Sesuai dengan perencanaan dan tentunya atas berkat dari Dia Sang Pemberi Kekuatan,kegiatan Perayaan Paskah dan Retreat N-GKPA MT dapat dilaksanakan pada hari Sabtu,25 April 2009 yang lalu bertempat Di Gereja GKPA Medan Timur dan Retreat pada hari Sabtu-Senin,18-20 Juli 2009 bertempat di Porsea.kepanitiaan telah bekerja dengan segala kemampuannya dan kemauannya.Didasari masih banyak hal yang masih harus diperbaiki,khususnya atas rasa tanggung jawab terhadap beban pekerjaan yang diberikan,tanggung jawab atas pemenuhan/pelaksanaan kesepakatan-kesepakatan pada rapat Panitia ,disiplin waktu ,koordinasi antar setiap seksi dan panitia inti,serta kendala-kendala teknis di lapangan lainnya.Meskipun demikian Panitia telah berupaya semaksimal mungkin bersama-sama mewujudkan Perayaan Paskah dan Retreat GKPA Medan Timur ini dengan baik.

Berikut disampaikan beberapa hal sebagai acuan dalam Laporan Kegiatan ini:

1. Pembentukan Panitia
Terbentuk pada hari Minggu 8 Maret 2009 melalui Rapat Anggota yang dipimpin oleh BPH PN GKPA,dengan jumlah total panitia sebanyak 20 orang pada panitia Paskah dan 24 Orang pada Panitia Retreat.

2. Rapat-rapat Panitia
Sesuai dengan kesepakatan di awal kepanitiaan diadakan pada hari jumat dan minggu.Rapat Panitia Paskah dan Retreat diadakan sebanyak 2 kali pertemuan,diluar pertemuan-pertemuan informal lainnya.

3. Kegiatan Pengumpulan Dana
Sesuai dengan kesepakatan Panitia terdapat beberapa kegiatan yang diselenggarakan untuk penggalangan dana yakni:

* Lelang
Kegiatan ini diselenggarakan pada saat Parhehehon Naposobulung pada bulan juli 2009.Kegiatan ini menghasilkan dana Rp.3.118.000,-

* Proposal
Panitia telah menerbitkan proposal sebanyak 6 exemplar dan diedarkan 5 kepada Naposobulung dan 1 kepada Majelis.Dari penggalangan dana ini Panitia mendapatkan dana Rp.120.000,-pada Proposal Paskah dan Rp.815.000,-pada Proposal Retreat.

* Take and List
Panitia Paskah dan Retreat membuat pengumpulan dana secara Take n’ list dari hasil tersebut Panitia mendapatkan Rp.822.000,-

* Iuran
Sesuai dengan kesepakatan di awal kepanitiaan,biaya/iuran Paskah yang ditetapkan untuk masing-masing anggota adalah Rp.5.000,-/orang dan pada Retreat anggota ditetapkan Rp.50.000,-/orang.
Dari anggota yang membayar terkumpul sebanyak Rp.110.000,- pada saat Paskah dan Rp.900.000,- pada saat Retreat.

* Kunjungan Gereja
Panitia membuat pengumpulan dana melalui kunjungan Gereja.ada 2 Gereja yang Naposobulung Kunjungi yaitu GKPA Medan Barat dan panitia mendapatkan Rp.880.000,- dan GKPA Simalingkar dan Panitia mendapatkan Rp.513.000,-

Panitia Paskah juga menerima dana dari kas BPH PN GKPA sebanyak Rp.100.000,-dan Panitia Retreat juga menerima dari Majelis Parlagutan sebanyak Rp.500.000,- kas BPH PNGKPA sebanyak Rp.200.000,-,dan panitia menerima dana dari Donateur sebanyak Rp.450.000,-,mengenai Laporan Keuangan Kepanitiaan ,akan kami sajikan dalam laporan terperinci pada Lampiran.

1. Hari Pelaksanaan

· Paskah

Pada hari pelaksanaan,Sabtu,25 April 2009,rencana jadwal mulai ibadah pukul 18.00Wib,ternyata hyarus dimundurkan ke pukul 19.00Wib.Molornya pelaksanaan ini antara lain disebabkan masih kurangnya kehadiran rekan-rekan ,undangan dan orangtua.

Sekali lagi,semoga menjadi catatan penting yang harus kita perbaiki!

Dimulai dari prosesi,acara berjalan dengan baik sesuai dengan tata ibadah yang disusun.beberapa catatan dalam pelaksanaan hari H yang perlu manjadi perhatian kita bersama adalah sebagai berikut:

Susunan Acara/MC,Liturgi,Koor NGKPA dan Koor Undangan yang harus lebih diperhatikan.

· Retreat


Hari

Tanggal

Waktu

Kegiatan


Sabtu

18-juli-2009

00.00Wib

Berangkat dari Medan


06.00Wib

Tiba di Porsea


06.30-07.00Wib

Persiapan Sarapan Pagi


07.00-09.30Wib

Sarapan Pagi mandi/istirahat/persiapan acara


09.30-11.00Wib

Acara sesi I "Dosa dan Akibatnya"


11.10-12.00Wib

Diskusi kelompok/coffee break


12.00-13.30Wib

Persiapan makan siang


13.30-15.00Wib

Makan siang dan istirahat


15.00-16.30Wib

Acara sesi II "Keselamatan"


16.30-17.30Wib

Mandi/istirahat/persiapan masak


17.30-19.00Wib

Masak Makan malam


19.10-20.00Wib

Makan malam


20.00-21.00Wib

Ibadah penutupan/sesi III "Tempramen dan Karakter"


21.15-22.00Wib

Diskusi kelompok/coffee break


22.10-23.30Wib

Games


23.00-24.00Wib

Ibadah malam/istirahat



Minggu

19-juli-2009

04.30-05.00Wib

Saat Teduh


05.00-06.00Wib

Olahraga Ke bukit


06.10-08.30Wib

Masak dan sarapan pagi persiapan ke Gereja


08.40-10.00Wib

Latihan Koor

Friday, July 10, 2009


Matius 15:21-28 “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya?” (Lukas 18:7a)

Berdoalah sampai sesuatu terjadi…

Banyak orang datang kepada Yesus untuk menyampaikan apa yang menjadi kebutuhan mereka tetapi tidak semua orang dapat bertahan dalam menanti jawaban Tuhan. Apalagi jika harus melewati tantangan... tantangan waktu, harga diri, atau pun orang-orang dekat yang nampak sama sekali tidak mendukung. Hal-hal ini dapat membuat kita patah semangat, memilih untuk mundur bahkan mungkin mulai berpikir untuk mencari jalan keluar… selain Yesus.


Wanita Kanaan dalam Matius 15:21-28 memiliki pergumulan berat. Dia adalah seorang wanita yang berasal dari bangsa yang tidak percaya kepada Yesus. Tetapi waktu dia mengetahui Yesus ada didaerahnya, wanita ini datang dan mulai berseru kepada Yesus. Hanya satu yang dia inginkan, yaitu anaknya sembuh. Tetapi tidak semudah yang mungkin dia bayangkan… karna ternyata, Yesus sama sekali tidak menjawab seruannya… bahkan mungkin saja saat itu Yesus tidak menengok sedikit pun pada wanita ini. Ditambah lagi dengan sikap murid-murid yang malah meminta Yesus agar menyuruh wanita ini pergi, karena merasa terganggu dengan teriakannya.

Hari-hari ini, disaat kita mengalami pergumulan berat, terkadang justru hadir orang-orang yang sepertinya bisa memberi jalan keluar, tetapi sesungguhnya mereka sementara membuat kita menjadi lemah dalam pengharapan kepada Tuhan. Tanpa disadari sikap dan keinginan mereka sebenarnya bertujuan untuk meminta kita berhenti saja berharap dan lebih baik mencari jalan keluar yang lain yang lebih aman tanpa harus capek berseru-seru kepada Tuhan, karena masalah yang kita hadapi sangat besar dan seakan mustahil untuk terus berharap kepada Tuhan dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menanti. Ya! Orang-orang tersebut seperti murid-murid Yesus yang sebenar merasa terganggu “kenyamannya” karena melihat keteguhan wanita ini dalam menanti pertolongan Tuhan.

Namun diperlakukan demikian tidak membuat wanita ini berhenti, bahkan disaat Yesus sendiri menyatakan bahwa Dia datang hanya untuk umat Israel pun, tetap membuat wanita ini pantang mundur (ayat 24). Dia malah semakin mendekati dan menyembah Yesus sambil berkata “Tuhan, tolonglah aku”. Tetapi Yesus malah menjawab “Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing.” Seakan Yesus mau mengatakan, “kuasa yang ada pada-KU ini hanya untuk "anak-anak" yaitu mereka yang pantas menerimanya, sedangkan kamu itu hanyalah seekor anjing. Pantaskah Aku memberikannya kepadamu?”

Sebenarnya inilah titik dimana wanita ini harus mundur dan berhenti berharap. Karena Yesus sendiri sudah mengatakan bahwa “tidak patut” engkau mendapat pertolongan itu, karena yang ada pada-Ku milik “anak-anak” dan bukan “anjing”.

Namun perkataan yang sangat “menghinakan” itu diterima olehnya bahkan dengan merendahkan dirinya ia berkata “ benar Tuhan, namun ANJING ITU makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya”(ayat 27).

Perhatikan, perkataan wanita ini “ANJING ITU!”. Seakan dialah anjing itu yang bersedia memakan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya, dan percaya bahwa walaupun hanya remah-remah… tetapi kalau itu berasal dari Yesus maka itu pun akan sanggup untuk menjawab apa yang menjadi kebutuhannya.
Wanita ini bersedia merendahkan dirinya karena dia memiliki iman yang sungguh bahwa Yesus sanggup untuk menjawab pergumulannya. Dia tidak mudah menyerah, dia tidak mundur, dan tidak pergi sebelum pergumulannya terjawab.

Dan akhirnya Yesus mengakui keteguhan wanita ini, kemudian berkata “ Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kau kehendaki.”

Saudara, sampai sejauh mana engkau berseru kepada Tuhan untuk pergumulan yang sedang engkau hadapi? Dan ketika engkau merasa banyak orang tidak mendukungmu untuk terus berharap, bahkan mungkin Yesus pun seakan “tetap diam.” Apa yang engkau lakukan? Mundur… kecewa… dan tidak mau lagi berharap???

Kalau wanita Kanaan yang berasal dari bangsa yang tidak percaya saja bisa menyentuh hati Yesus karena keyakinan dan keteguhannya, apalagi kita yang adalah anak-anak-Nya yang telah ditebus dengan darah-Nya yang kudus. Tidakkah ia akan menjawab seruan doa kita.?
Jangan pernah berhenti berseru… sampai Dia memberikan belas kasihan-Nya dan menjawab doamu.(PN)

Tuesday, July 7, 2009

Seekor anjing, berada di tengah jalan menjaga anjing lain yg mati karena tertabrak mobil. Dengan menggunakan kakinya, anjing tersebut berusaha membangunkan temannya.Dia terus berusaha mendorong temannya yg telah mati ke menepi ke sisi lain jalan, tetapi dia tidak sanggup melakukannya. Ketika orang-orang mau menolongnya, dia menyalak, mengusir mereka yg mendekati temannya yg telah mati.Walaupun lalulintas padat, dia tetap tidak mau menjauh dari sahabatnya.Banyak orang yg menyaksikan kejadian dan sangat mengharukan, betapa seekor anjing saja bisa menunjukan kesetiaan terhadap sahabatnya...







Bagaimana dengan Anda? Sudahkah Anda menghargai teman dan sahabat Anda selama Anda masih hidup?

Teman itu seperti balon, sekali dilepas mungkin kita tidak akan mendapatkannya kembali.

Terkadang kita terlalu mempermasalahkan siapa yang benar dan siapa yang salah. Kita terlalu berpatokan pada prinsip "Yang salah harus meminta maaf pada yang benar." Seringkali kita tidak mau meminta maaf pada sahabat kita hanya lantaran kita merasa paling benar sendiri atau gengsi. Padahal sebenarnya dalam bersahabat, tidak peduli siapapun yang salah, keduanya harus saling meminta maaf dan memaafkan.

Terkadang kita terlalu sibuk dengan urusan kita sendiri hingga tidak sadar kalau kita tidak menghiraukan teman kita. Mungkin saat itu mereka sedang ada masalah dan butuh kita, sedangkan kita sendiri terlalu sibuk dengan urusan kita sendiri. Kalau sudah begitu, jangan salahkan kalau Anda tidak akan punya sahabat sejati seumur hidup Anda.

Berikan yang terbaik kepada teman-teman dan sahabat-sahabat kita. Jangan kecewakan mereka. Berusahalah untuk menjadi seorang teman dan sahabat bagi orang lain. Jangan menuntut sahabat Anda. Hingga suatu hari ketika Anda tidak ada, maka akan ada banyak orang yang akan menangisi kepergian Anda.

(Sumber : www.rumahrenungan.com )

Monday, July 6, 2009

YUSUF dan ISTRI POTIFAR


Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: “Marilah tidur dengan aku.” Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar
Kejadian 39:12

Bacaan: Kejadian 39:1-23
Setahun: Yosua 1-3

Seorang ayah menemukan majalah porno di kamar anak laki-lakinya yang masih remaja. Ia sangat terkejut. Dibukanya majalah itu. “Ya, ampun!” serunya dengan mata terbelalak. Lalu dibukanya lagi. “Ya, Tuhan!” ia makin kaget. Dan, ia terus membukanya. Sampai di halaman terakhir, “Ya, habis!” serunya pula. Itu hanya cerita humor. Humor itu hendak menunjukkan kebiasaan orang, yang saat tahu bahwa sesuatu itu dosa, bukannya menjauh, tetapi malah sengaja mendekat dan mencoba-coba.



Yusuf tidak bersikap demikian terhadap dosa. Ia terus digoda oleh istri Potifar, tetapi dengan tegas ia menolak. “Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku, bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau istrinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?” (ayat 8,9). Sampai suatu hari, pada saat di rumah sedang tidak ada siapa-siapa, godaan itu datang lagi. Dan, apa yang dilakukan Yusuf? Yusuf pun lari keluar (ayat 12).

Kita perlu meniru Yusuf yang berani bersikap tegas terhadap dosa. Lari keluar. Menjauh. Tidak lari di tempat, apalagi lari mendekat. Iblis sangat cerdik. Ketika kita belum jatuh, ia terus-menerus menggoda kita, “Ayolah, sekali-kali tidak apa-apa.” Akan tetapi, begitu kita terjatuh Iblis akan berkata kepada kita, “Yah, sudah telanjur jatuh. Sudahlah, ibarat kepalang basah, mandi saja sekalian!” —AYA

JANGAN BERMAIN-MAIN DENGAN DOSA

Kejadian 39:1-23
39:1 Adapun Yusuf telah dibawa ke Mesir; dan Potifar, seorang Mesir, pegawai istana Firaun, kepala pengawal raja, membeli dia dari tangan orang Ismael yang telah membawa dia ke situ.
39:2 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf, sehingga ia menjadi seorang yang selalu berhasil dalam pekerjaannya; maka tinggallah ia di rumah tuannya, orang Mesir itu.
39:3 Setelah dilihat oleh tuannya, bahwa Yusuf disertai TUHAN dan bahwa TUHAN membuat berhasil segala sesuatu yang dikerjakannya,
39:4 maka Yusuf mendapat kasih tuannya, dan ia boleh melayani dia; kepada Yusuf diberikannya kuasa atas rumahnya dan segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf.
39:5 Sejak ia memberikan kuasa dalam rumahnya dan atas segala miliknya kepada Yusuf, TUHAN memberkati rumah orang Mesir itu karena Yusuf, sehingga berkat TUHAN ada atas segala miliknya, baik yang di rumah maupun yang di ladang.
39:6 Segala miliknya diserahkannya pada kekuasaan Yusuf, dan dengan bantuan Yusuf ia tidak usah lagi mengatur apa-apapun selain dari makanannya sendiri. Adapun Yusuf itu manis sikapnya dan elok parasnya.
39:7 Selang beberapa waktu isteri tuannya memandang Yusuf dengan berahi, lalu katanya: "Marilah tidur dengan aku."
39:8 Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu: "Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku,
39:9 bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya. Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?"
39:10 Walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf, Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu untuk tidur di sisinya dan bersetubuh dengan dia.
39:11 Pada suatu hari masuklah Yusuf ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, sedang dari seisi rumah itu seorangpun tidak ada di rumah.
39:12 Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan lari ke luar.
39:13 Ketika dilihat perempuan itu, bahwa Yusuf meninggalkan bajunya dalam tangannya dan telah lari ke luar,
39:14 dipanggilnyalah seisi rumah itu, lalu katanya kepada mereka: "Lihat, dibawanya ke mari seorang Ibrani, supaya orang ini dapat mempermainkan kita. Orang ini mendekati aku untuk tidur dengan aku, tetapi aku berteriak-teriak dengan suara keras.
39:15 Dan ketika didengarnya bahwa aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannyalah bajunya padaku, lalu ia lari ke luar."
39:16 Juga ditaruhnya baju Yusuf itu di sisinya, sampai tuan rumah pulang.
39:17 Perkataan itu jugalah yang diceritakan perempuan itu kepada Potifar, katanya: "Hamba orang Ibrani yang kaubawa ke mari itu datang kepadaku untuk mempermainkan aku.
39:18 Tetapi ketika aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannya bajunya padaku, lalu ia lari ke luar."
39:19 Baru saja didengar oleh tuannya perkataan yang diceritakan isterinya kepadanya: begini begitulah aku diperlakukan oleh hambamu itu, maka bangkitlah amarahnya.
39:20 Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah Yusuf dipenjarakan di sana.
39:21 Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
39:22 Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya.
39:23 Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.

sumber : cute_charity (http://forum.wgaul.com/)

Saturday, July 4, 2009

Perpuluhan Pelajar, HARUSKAH??


Aku pernah mendengar penatua di gereja GKPA mengatakan kita harus memberikan perpuluhan, akan tetapi saya masih seorang pelajar dan belum mempunyai penghasilan, aku jadi bertanya-tanya, apakah perintah untuk memberi persepuluhan berlaku juga bagi pelajar? Apa yang saya tanyakan, mungkin juga bercokol di benak kita. Sebetulnya, apa sih yang dimaksud dengan persepuluhan itu?

Menurut teologian Jake Barnett, persepuluhan atau memberikan 10 % (sepersepuluh) dari penghasilan, telah dikenal sejak jaman dulu. Abraham dan Yakub adalah tokoh-tokoh di Alkitab yang secara sukarela memberi atau menyisihkan sepersepuluh dari pendapatan mereka untuk pekejaan Tuhan. Hukum Taurat menegaskan, bahwa bila bangsa Israel menggunakan persepuluhan ini bagi diri mereka sendiri (bukan untuk pekerjaan Tuhan), maka ini berarti mereka telah mencuri dari Allah.


Yang dimaksud memberi untuk pekerjaan Tuhan—dalam tradisi bangsa Yahudi—yakni memberi untuk kebaktian, termasuk pembangunan bait Allah dan fasilitasnya. Kemudian, memberi untuk hamba-hamba Allah, para imam, dan orang-orang Lewi. Dalam bangsa Israel, orang-orang yang disebutkan tadi, dapat berkonsentrasi pada pekerjaannya apabila dibebaskan dari keharusan mencari makan. Lalu, memberi untuk pekerjaan Tuhan juga berarti memberi untuk orang miskin. Di Alkitab, orang-orang miskin berhak atas pemberian dari Israel.

Jika dianalogikan dengan masa kini, ini berarti memberi untuk gereja Tuhan. Lalu untuk para pemuka, pendeta, guru Injil, pokoknya setiap orang yang mendedikasikan hidupnya untuk mengurusi jemaat. Kemudian untuk orang miskin dan pelayanan pekabaran injil.

Di kitab perjanjian baru, Yesus hanya sekali menggunakan kata persepuluhan, saat ia berbicara dengan kaum Farisi, “… persepuluhan dari selasih, ada manis dan jintan kamu bayar, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan…” demikian yang tertulis dalam kitab Matius. Sedangkan Paulus, meski sering menekankan mengenai pemberian dalam ajarannya, tidak pernah menggunakan kata persepuluhan.

Ukuran sepersepuluh, menurut Barnett, adalah ukuran yang sangat bagus untuk memulai kebiasaan memberi (bagi pekerjaan Tuhan), tapi ini bukan satu-satunya patokan yang diajarkan Alkitab mengenai pemberian. Dalam perjanjian baru, konsep mengenai pemberian tidak sekadar dibatasi oleh sepersepuluh dari penghasilan, tetapi lebih dari itu seperti yang dikatakan Paulus kepada jemaat di Korintus, bahwa pemberian harus sebanding dengan pendapatan dan kemampuan mereka untuk memberi.

Omong-omong, Alkitab tidak pernah menyinggung mengenai apakah pelajar diwajibkan untuk memberi atau tidak. Jadi, sah-sah saja kalau kamu ingin memberi kepada Tuhan, dengan menyisihkan sebagian dari uang saku. Dan, jumlah pemberiannya tidak hanya dibatasi pada sepersepuluh—kalau sanggup—bahkan lebih dari itu. Lagi pula, di atas semua itu, kamu dituntut untuk tidak sekadar memberi uang melainkan juga tubuhmu, “… supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati” (Roma 12:1).

Tuesday, June 30, 2009


Mazmur 27:10
Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.

Beberapa orang tampaknya terobsesi dengan merendahkan orang lain; mereka membicarakan hal-hal yang negatif tentang Anda atau seseorang yang Anda kasihi, atau sesuatu yang Anda minati. Anda tidak selalu dapat mengabaikan masukan negatif, tetapi jangan biarkan orang, sistem atau keadaan-keadaan lain mempengaruhi perkiraan Anda tentang nilai Anda.

Sayangnya, Anda mungkin telah mengalami pengalaman-pengalaman traumatis yang menyakitkan saat seseorang memperlakukan Anda tidak adil, mengambil keuntungan dari Anda dan menolak Anda. Mungkin suami atau isteri Anda meninggalkan Anda dan Anda mengalami perceraian yang pahit. Mungkin seorang sahabat baik berpaling dari Anda tanpa alasan apa pun, dan sekarang Anda merasa sendirian serta tidak berharga. Atau, mungkin Anda merasa tertolak sebagai seorang anak, dan Anda sedang menjalani kehidupan dengan perasaan-perasaan bersalah dan malu. Mungkin Anda bahkan telah meyakinkan diri sendiri bahwa hal-hal negatif yang terjadi pada masa lalu Anda seluruhnya adalah kesalahan Anda, bahwa Anda tidak layak menerima apa pun selain sakit hati, penderitaan, rasa bersalah dan penghukuman.

dikutip dari http://www.cerita-kristen.com/




Tuesday, June 23, 2009

10 CARA MENJADI AYAH YANG HEBAT


TIPS CARA MENJADI AYAH YANG HEBAT
1. HORMATILAH IBU ANAK-ANAK ANDA.

Salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan Ayah bagi anak-anaknya adalah
menghormati Ibu mereka. Kalau Anda menikah, jagalah pernikahan Anda agar
tetap kuat dan penuh vitalitas.

2. LEWATKANLAH WAKTU BERSAMA ANAK-ANAK ANDA.

Bagaimana seorang Ayah melewatkan waktunya mengatakan apa yang penting
baginya. Kalau Anda tampaknya selalu terlalu sibuk untuk anak-anak Anda,
mereka akan merasa ditelantarkan, apapun yang Anda katakan.


3. UPAYAKANLAH HAK UNTUK DIDENGARKAN.

Terlalu sering satu-satunya saat sang Ayah bicara kepada anak-anaknya
adalah ketika mereka melakukan suatu kesalahan. Mulailah bicara kepada
anak-anak ketika mereka masih kecil, sehingga topik-topik sulit akan lebih
mudah ditangani ketika mereka semakin besar. Luangkanlah waktu dan
dengarkanlah ide-ide serta persoalan-persoalan mereka.

4. DISIPLINKANLAH DENGAN KASIH.

Semua anak butuh bimbingan dan pendisiplinan, bukan sebagai hukuman,
melainkan untuk menetapkan batasan-batasan yang masuk akal. Ingatkanlah
anak-anak Anda akan ganjaran perbuatan mereka dan berikanlah imbalan yang
berarti atas perilaku yang diinginkan.

5. MODEL PERAN.

Para Ayah adalah model peran bagi anak-anaknya, entah mereka menyadarinya
atau tidak. Seorang anak perempuan yang melewatkan waktu dengan Ayahnya
yang penuh kasih tumbuh dengan pengetahuan bahwa ia pantas diperlakukan
dengan hormat oleh anak-anak lelaki, dan apa yang harus dicarinya dalam
diri seorang suami. Para Ayah dapat mengajari putera-puteranya apa yang
penting dalam kehidupan ini dengan mendemonstrasikan kejujuran, kerendahan
hati, dan tanggung jawab.

6. JADILAH GURU.

Terlalu banyak Ayah yang menganggap bahwa mengajar adalah urusan orang
lain. Namun seorang Ayah yang mengajari anak-anaknya tentang yang benar dan
yang salah serta mendorong mereka untuk melakukan yang terbaik akan melihat
anak-anaknya mengambil pilihan yang baik.

7. MAKANLAH BERSAMA-SAMA KELUARGA.

Makan bersama-sama (sarapan, makan siang, atau makan malam) bisa menjadi
bagian penting dari kehidupan keluarga yang sehat. Selain memberikan
struktur pada hari yang sibuk, ini juga memberi anak-anak peluang untuk
membicarakan apa yang sedang mereka kerjakan dan apa yang ingin mereka
kerjakan.

8. BACAKANLAH CERITA BAGI ANAK-ANAK ANDA.

Mulailah membacakan cerita bagi anak-anak semenjak mereka masih kecil.
Setelah mereka lebih besar, doronglah mereka untuk membaca sendiri.
Menanamkan kecintaan untuk membaca adalah salah satu cara terbaik untuk
memastikan anak-anak Anda mengalami pertumbuhan pribadi maupun karir seumur
hidup.

9. PERLIHATKANLAH KASIH SAYANG ANDA.

Anak-anak butuh ketenteraman yang berasal dari mengetahui bahwa mereka
diinginkan, mereka diterima, dan dikasihi oleh keluarga. Orangtua, terutama
para Ayah, perlu membiasakan diri merangkul anak-anaknya. Memperlihatkan
kasih sayang setiap harinya adalah cara terbaik untuk memberitahu mereka
bahwa Anda sayang kepada mereka.

10. SADARLAH BAHWA TUGAS SEBAGAI AYAH TIDAK PERNAH SELESAI.

Bahkan setelah anak-anak besar dan siap meninggalkan rumahpun, mereka akan
tetap mencari hikmat serta nasihat dari Ayahnya. Entah soal meneruskan
pendidikan, pekerjaan baru, atau pernikahan, para Ayah terus memainkan
peran penting dalam kehidupan anak-anak mereka sementara mereka bertumbuh
dan, mungkin, menikah dan membangun keluarga sendiri.

Sumber: milis programmer-kristen@yahoogroups.com

Wednesday, June 17, 2009


setelah anda sadar berhati-hatilah Dipublikasi Artikel blog by bintang seven

dalam perumpamaan kebun anggur markus 12 anak pertama tidakmengerjakan perintah bapanya meskipun ia menjawab IYA dan anak kedua yg menolak ttp sadar dan berbalik mengikuti kata bapanya ke kebun anggur. lalu apa yg terjadi dlm kebun anggur itu? Tetapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita.


Mereka menangkapnya dan membunuhnya, lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu mempercayakan kebun anggur itu kepada orang-orang lain. seseorang yg telah bertobat mpy kerinduan yg besar untuk melayani, hanya sebelum ia, telah ada orang2 yg melayani lebih dulu, ttp perihal jati diri pelayan2 lain yg telah lebih dulu itu hanyalah penggarap yg kejam dan berhati buas.

tetapi bagaimana mungkin seseorang yg baru bertobat di lempar ke luar atau dibunuh? tentu dalam pengertian rohani MEREKA MELAKUKAN BANYAK CARA AGAR ANDA TIDAK ADA DLM KEBUN ANGGUR YG INDAH INI. Pernahkah anda mendengar kotbah2 yg kelihatan baik tp sesungguhnya sangat menyesatkan? banyak kita memiliki kerinduan tp mendengar kotbah2 tak bertanggungjawab kita spt disingkirkan dr gelanggang. Anda tak boleh menyimpan kaset duniawi, lukisan2, patung, dll. DOSA ITU DAN PERLAWANAN THD ALLAH. jika anda tak menginjil dan berbahasa roh maka anda bukanlah anak Allah yg sejati. INILAH BUALAN MEREKA YG MENGAKU TAHU MENGGARAP KEBUN ANGGUR seorang penggarap kebun anggur mungkin berkata aku telah lebih dulu bekerja dr kamu, wajar aku mengarimu tp INGAT MEREKA BEKERJA HANYA KRN UPAH DAN KEUNTUNGAN TP KITA BEKERJA SBG ANAK DAN AHLI WARIS INI ADALAH KEBUN BAPA KU DAN MILIKKU, IA TAHU STATUSNYA DAN DISITULAH HATINYA BERPAUT. JIKA ANDA TELAH SADAR BERHATI HATILAH TERHADAP PEKERJA2 PALSU DAN ANJING2 PENGGIGIT INI.


Wednesday, May 27, 2009

Kisah Tentang Seorang Pengemis

Suatu ketika di sebuah gurun pasir yang sangat panas dan kering ada seorang pengemis yang protes atau ngomel-ngomel. Si pengemis berbicara dalam hatinya dan memohon belas kasihan dari Tuhan siang itu. Ia mengatakan bila Engkau Tuhan Maha Pengasih mengapa engkau tidak memberiku sepasang sandal yang bisa aku gunakan di padang pasir yang panas dan kering ini. sambil berjalan si Pengemis ini mengumpat dan bertanya-tanya mengapa juga Tuhan tidak memberikan sepasanag sandal buatku.


Ketika dia berjalan di sepanjang gurun tersebut tiba-tiba dia melihat sesosok tubuh yang bergerak di atas pasir gurun yang panas itu. Setelah ia perhatikan dengan seksama tubuh tersebut betapa kagetnya dia, ternyata itu adalah seorang manusia yang tidak mempunyai kedua belah kaki dan tangan namun dengan tekad yang kuat dia ingin berjalan melewati gurun yang panas itu ke suatu tempat yang lebih teduh. Sambil berguling-guling (karena tidak mempunyai kaki dan tangan) orang tersebut melewati gurun itu dengan sabar sejengkal demi sejengkal.

Melihat kenyataan tersebut di depan matanya, kemudian si Pengemis dengan cepat bertekuk lutut sambil menangis kehadapan Tuhan. Dengan air mata yang berlinang si pengemis memohon ampun atas omelan yang ia katakan tadi kepada Tuhan. Dengan sujudnya itu si pemgemis mengucapkan terima kasih kepada Tuhan karena setidaknya ia memiliki kedua tangan dan kaki yang lengkap untuk bisa berjalan tanpa harus berguling-guling seperti orang yang ia lihat.

Kisah ini mengajarkan kepada kita bagaiamana kita harus selalu pasrah dan menerima apa yang Tuhan telah berikan kepada kita untuk kita jalani di kehidupan ini. Janganlah selalu melihat ke atas atau melihat orang yang mampu secara ekonomi lalu kita membandingkan kepada diri kita sendiri dengan menyatakan bahwa kita adalah orang yang miskin. Ketahuilah tiada seorangpun yang miskin di dunia ini, manusia adalah mahluk tertinggi atau puncak ciptaan dari seluruh ciptaan yang ada, dengan tubuh inilah kita bisa menghyati dan kembali kepada Tuhan. Tanpa tubuh manusia penghayatan akan Tuhan adalah mustahil.

Tuhan, ayah kita mengetahui apa yang terbaik buat diri kita janganlah kita meminta materi dan segala ciptaanya yang bisa menjerumuskan kita nantinya. Mintalah Tuhan sendiri untuk bersemayam di dalam diri kita sehingga seluruh ciptaan akan menjadi milik kita. Bila kita tidak tahu apa yang terbaik untuk diri kita bagaiamana mungkin kita bisa memohon dan mendoakan orang lain untuk suatu kedamaian, kesejahteraan, rezeki dll????

Tuesday, April 21, 2009

Paskah NGKPA Medan timur

Hari Sabtu tanggal 25 April 2009 nanti akan diadakan perayaan Paskah NGKPA Medan Timur, pada pukul 19.00 WIB,
bagi seluruh naposo bulung GKPA, postingan ini adalah undangan kepada saudara2 sekalian.

Bagi saudara2 yang bisa menyempatkan waktu untuk menghadiri acara perayaan Paskah NGKPA Medan Timur, kami ucapkan banyak terima kasih. Tuhan Memberkati.




Thursday, April 16, 2009

FOTOGRAFER


Seorang fotografer dari sebuah surat kabar terkenal ditugaskan kantornya untuk meliput peristiwa kebakaran di sebuah hutan. Dia diperintahkan oleh atasannya untuk mengambil beberapa gambar yang memperlihatkan keberanian para pemadam kebakaran dalam usaha memadamkan api.

Pada waktu si fotografer tiba di tempat kejadian, ternyata dia tidak bisa mengambil gambar yang bagus karena asap yang begitu tebal dan banyaknya kerumunan orang. Dia berpikir bahwa mustahil bisa melakukan tugasnya dengan baik. Akhirnya dia mengajukan permohonan kepada atasannya untuk menyewa sebuah pesawat kecil agar dia dapat mengambil gambar dengan leluasa dari atas. Sang atasan menyetujui. Fotografer tersebut diberitahu untuk segera menuju ke bandara karena di sana pesawat sudah menunggunya.



Setibanya di bandara, dia melihat sebuah pesawat kecil yang sedang dipanaskan mesinnya. Dia langsung naik ke dalam pesawat itu dan berkata kepada pilotnya, "Ayo, kita berangkat!" Pilot langsung menerbangkan pesawat kecilnya dan beberapa menit kemudian mereka sudah berada di udara.

Fotografer berkata, "Terbanglah di atas hutan yang terbakar itu kemudian rendahkanlah pesawat ini, jadi aku bisa mengambil beberapa gambar yang bagus."

"Mengapa?" si pilot bertanya.

"Ya .., karena aku adalah seorang fotografer dan memotret adalah tugasku." si fotografer menjelaskan.

Selama beberapa saat si pilot terdiam sampai akhirnya dia berkata, "Berarti ... anda bukan pelatih terbang saya!!?"


"Hal itu tidak dapat dibantah, karena itu hendaklah kamu tenang dan janganlah terburu-buru bertindak." (Kisah Para Rasul 19:36)


@ sabda.org (208)

Sunday, March 29, 2009

JARI TELUNJUK RAJA


Pada zaman dahulu hiduplah seorang raja dan menterinya. Walaupun raja itu kuat dan murah hati, dia memiliki watak yang sedikit keras. Sedangkan menterinya adalah seorang menteri yang arif bijaksana, sabar dan taqwa kepada Tuhan. Dalam urusan setiap hari, raja biasanya berpikir bahwa dirinyalah yang membuat segala sesuatunya terjadi, sedangkan sang menteri memahami bahwa segalanya adalah karunia Tuhan. Walaupun mempunyai perbedaan pendapat seperti ini, raja tetap menghargai menterinya dan mereka bersahabat akrab. Untuk melindungi warga negaranya dari serangan binatang berbahaya, raja dengan membawa busur dan anak panah sering berburu ke hutan bersama sekelompok kecil pasukan dan menterinya selalu menemani sang raja.


Pada suatu hari, ketika mereka pergi berburu, tiba-tiba seekor ular kobra besar menghadang kuda yang sedang ditunggangi oleh sang raja. Ular itu menyebarkan racun dari taring-taringnya. Kuda yang ketakutan kemudian meringkik sambil menaikkan kaki depannya sehingga membuat raja terjatuh di dekat ular kobra dan kobra itu segera menggigit jari telunjuk sang raja, kemudian ular itu pergi. Sang raja mengerti bahwa jika jari telunjuknya tidak segera dipotong, maka racun kobra akan menyebar ke seluruh tubuhnya dan akan sampai ke jantungnya dan akhirnya akan membunuh dirinya. Tanpa ragu sang raja mencabut pedangnya yang tajam dan segera memotong jari telunjuknya. Menterinya kemudian membalut tangan sang raja dan mencoba menenangkannya dengan kata-kata yang bijaksana, “terimalah hal ini hanya sebagai karunia Tuhan, terimalah sebagai salah satu dari rencana-Nya”. Sang raja kecewa dan tidak dapat menghargai pandangan menterinya. “Diam!”, sahut raja. Namun, menteri itu terus berbicara tentang karunia Tuhan sehingga raja menjadi sangat marah dan memberi perintah kepada prajuritnya. “Bawa kembali menteri yang bodoh ini ke kota dan penjarakan dia”. Kemudian dengan mantap sang raja melanjutkan acara berburunya hari itu. Walaupun dengan tangan terbalut, raja terus berburu sendirian mencari binatang buas di dalam hutan yang lebat.

Tidak lama kemudian sang raja yang sendirian ditangkap oleh segerombolan bandit. Mereka mengikat sang raja. Pimpinan bandit berkata kepada raja, “Ini hari mujurmu, aku akan mengorbankanmu kepada Devi Kali dalam pemujaanku. Tidak setiap hari beliau mendapatkan darah raja”. Akan tetapi sang raja menganggap dirinya sangat sial. Dengan kondisi terikat seperti itu dia tidak menemukan jalan selamat dari kematian berdarah di atas altar Devi Kali. Pimpinan bandit memerintahkan anak buahnya, “manusia yang akan kita persembahkan ini hendaknya dimandikan dengan bersih kemudian dibungkus dengan kain baru yang bersih”. Ketika bandit melaksanakan perintah itu, salah seorang diantaranya berteriak, “lihat, ada sebuah jarinya yang hilang”. Ketika memeriksa tangan sang raja, pimpinan bandit menjadi kecewa. “Kita tidak mungkin mempersembahkan manusia yang anggota bandannya tidak utuh kepada Devi Kali. Kalian bodoh! Bebaskan dia dan cari manusia lain”. Tanpa diduga raja dilepaskan dari ikatannya lalu menunggangi kidanya dan berlari cepat kembali ke kotanya.

Sesampainya di kota, sang raja langsung menuju penjara di mana menterinya ditahan dan memerintahkan agar menterinya dibebaskan. Kemudian raja memeluk menterinya dan meminta maaf, “atas karunia Tuhan aku telah kehilangan sebuah jari tanganku dan sebagai akibatnya aku lepas dari maut kematian”. Setelah menceritakan semua kejadian yang ia alami kepada menterinya, raja diam sejenak lalu berkata, “aku masih bingung, kalau segala sesuatu yang terjadi karena karunia Tuhan, bagimana tentang engkau yang dimasukkan ke dalam penjara?”. Menteri itu menjawab, “kalau anda tidak memenjarakan saya, saya pasti akan bersama anda ketika anda ditangkap, dengan melihat anggota bdan saya yang masih utuh pasti saya yang akan dikorbankan kepada Devi Kali oleh pemuja Kali itu”.

Akhirnya raja dan menteri itu tertawa lebar, air mata membasahi wajah mereka. Bahagia karena masih diberi kesempatan hidup. Mereka berdua setuju bahwa segala sesuatunya pastilah karunia dari Tuhan.

Oleh : I Ketut Lascarya, ST

Monday, March 23, 2009

Aku tidak dapat berdoa


Aku tidak dapat berkata, “Bapa”;

Jika aku tidak dapat menunjukkan hubungan ini dalam kehidupanku sehari-hari.

Aku tidak dapat berkata, “Kami”;

Jika agamaku tidak ada tempat untuk yang lain dan kebutuhan mereka.

Aku tidak dapat berkata, “Yang di Surga”;

Jika semua perhatian dan pencarianku adalah barang-barang duniawi.


Aku tidak dapat berkata, “Dikuduskanlah namaMu”;

Jika aku yang memanggil namaNya belum dikuduskan.

Aku tidak dapat berkata, “datanglah KerajaanMu”;

Jika aku tidak menyerahkan semua kekuasaanku dan menempatkan kuasa Tuhan pada tempatnya.

Aku tidak dapat berkata, “Jadilah kehendakMu”;

Jika aku tidak mau atau marah atas kehendakNya dalam hidupku.

Aku tidak dapat berkata, “Di bumi seperti di surga”;

Jika aku tidak benar-benar siap memberikan diriku sendiri untuk melayaniNya di sini dan saat ini.

Aku tidak dapat berkata, “Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya”;

Jika aku tidak berusaha memenuhinya dengan usaha dan cara yang jujur atau dengan mengabaikan kebutuhan makan dari saudara seiman.

Aku tidak dapat berkata, “Dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami”;

Jika aku terus menyimpan dendam kepada siapapun.

Aku tidak dapat berkata, “Dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan”;

Jika aku dengan sengaja memilih tinggal dalam suatu situasi di mana aku kemungkinan besar akan dicobai.

Aku tidak dapat berkata, “tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat”;

Jika aku tidak siap bertempur dalam peperangan rohani dengan perlengkapan senjata Allah.

Aku tidak dapat berkata, “Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan”;

Jika aku tidak taat dan tertib dalam kesetiaan kepada sang Raja.

Aku tidak dapat berkata,”Dan kuasa”;

Jika aku merasa takut akan apa yang orang di sekelilingku kerjakan atau katakan kepadaku.

Aku tidak dapat berkata, “Dan kemuliaan”;

Jika aku mendahulukan untuk mencari kemuliaanku sendiri.

Aku tidak dapat berkata, “Sampai selama-lamanya”;

Jika aku khawatir tentang peristiwa-peristiwa pada tiap hari.

Aku tidak dapat berkata, “Amin”;

Jika aku tidak berkata dengan jujur,”membayar harga yang seharusnya, ini adalah doaku”.



“Tuhan itu jauh dari pada orang fasik, tetapi doa orang benar didengarNya.”

(Amsal 15:29)

Saturday, March 21, 2009

Pujian yang ingin kau dengar

3 orang sahabat mengalami kecelakaan setelah merayakan pesta bujangan salah seorang diantara mereka. Rupanya minuman yang terlalu banyak membuat mereka mabuk dan tak mampu berkendaraan dengan baik. Untung bagi mereka, semuanya masuk surga lantaran telah menjalani hidupnya dengan baik. Di pintu surga mereka ditanyai seorang malaikat : ” Kalau Kalian bisa mendengar komentar orang-orang yang melayat, apa yang ingin Kalian dengar ? ”
Pemuda I : ” Saya ingin dipuji sebagai dokter sekaligus Ayah yang baik selama hidup Saya.”
Pemuda II : ” Kalau Saya ingin mendengar mereka berkata betapa Saya telah menjadi guru yang baik dan memberikan pengajaran yang baik untuk masa depan murid-murid. ”
Malaikat : ” Kamu bagaimana kok diam saja “, tanya malaikat kepada
Si Pemuda yang seharusnya menikah esok lusa.
Pemuda III : ” Saya tak ingin dipuji, Saya hanya ingin mereka berkata
“wow lihat dia akhirnya bergerak”




Wednesday, March 11, 2009

Kasihilah Musuhmu


Seorang pendeta memarahi seorang anggota jemaat yang juga seorang pemabuk. Ia berkata, "Joe, wiski merupakan musuhmu yang terbesar. Jauhilah sedapat mungkin." "Bukankah anda berkata di dalam khotbahmu bahwa kita harus mengasihi musuh kita?" "Tentu", jawab pendeta, "namun aku tak pernah mengatakan bahwa anda harus menelannya."




Thursday, March 5, 2009


Alkisah ada seorang pria yang menyimpan perasaan pada
teman gadisnya. Hingga kemudian pada saat
pernikahannya, ia memutuskan untuk mengatakan perasaan
yang sebenarnya pada gadis itu. Namun gadis itu
akhirnya hanya menganggap itu hanyalah sebuah canda.

Dan ada seorang pria yang ingin mengatakan pada
istrinya betapa ia mencintainya, namun ia tidak pernah
mengatakannya, hingga istrinya itu meninggal dunia.
Pria itu hingga sekarang terus meletakkan bunga diatas
batu nisannya. Dengan ciuman dan kata-kata "AKU CINTA
KAMU".Entah Apakah istrinya mengetahui hal itu?


Saat ini ada seorang gadis yang selalu ingin merasakan
hangatnya pelukan kasih sayang ayahnya, tapi ia malu
untuk mengatakannya. Hingga pada suatu hari ayahnya
tak mungkin memeluknya lagi...

Banyak kisah yang terjadi setiap harinya, dan kita
mungkin menyadari semua itu. Apa yang telah terjadi
kemarin, tak mungkin kembali... tapi apakah kita bisa
memastikan apa yang akan terjadi besok?

Pikirkanlah tentang sesuatu yang ingin kita katakan
dan jangahlah kita selalu menunggu saat yang tepat?
Katakanlah cinta dan kasih sayang itu. Jika kau
meninggalkan pesta yang ramai dan berjalan bersama,
hanya berdua dengan seseorang... itulah cinta.

Ketika kau bersama seseorang, dan kau seringkali
mendiamkannya. Tapi ketika ia tak bersamamu dan kau
mencarinya... saat itulah kau merasakan cinta.

Jika ada seseorang yang selalu membuatmu tertawa,
menatapmu penuh perhatian dan ingin selalu pergi
bersamanya. Kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau melihat sebuah foto bersama, dan kau
mencari seseorang yang special...(untuk mengetahui
siapa yang berada disampingya difoto itu)lalu kau
membayangkan dirimu yang ada disana... yakinlah kau
sedang jatuh cinta.

Ketika kau tidak menerima telepon saat kau sibuk
belajar, tapi tak mampu menahan diri saat seseorang
menelponmu... saat itulah kau sedang jatuh cinta.

Jika kau lebih tertarik menerima sebuah surat pendek
dari seseorang daripada surat-surat lain yang
panjang... kau sedang jatuh cinta.

Ketika kau mendapat tiket gratis untuk berdua, dan kau
tak ragu-ragu mengajak seseorang, kau sedang jatuh
cinta.
-
Kau terus mengatakan kami hanyalah teman biasa, tapi
kau sadar kau tak bisa melepaskan diri darinya... saat
itulah kau merasakan cinta.

Cinta bukanlah sesuatu yang buruk dan semua bergantung
pada kita bagaimana menginginkannya.
Berbagilah, dan katakanlah kepada orang-orang yang
berarti bagimu....

Regards,


Unknown